OLAHRAGA

Inter Milan Kunci Scudetto ke-21 Usai Dominasi 2-0 atas Parma di Meazza

×

Inter Milan Kunci Scudetto ke-21 Usai Dominasi 2-0 atas Parma di Meazza

Share this article
Inter Milan Kunci Scudetto ke-21 Usai Dominasi 2-0 atas Parma di Meazza
Inter Milan Kunci Scudetto ke-21 Usai Dominasi 2-0 atas Parma di Meazza

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 04 Mei 2026 | Inter Milan resmi mengamankan gelar Serie A ke-21 pada Minggu, 3 Mei 2026, setelah menundukkan Parma dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Giuseppe Meazza, Milan. Kemenangan ini menambah poin menjadi 82 dalam 35 laga, menutup jarak dengan Napoli yang berada di posisi kedua dan membuat peluang mereka untuk mengejar gelar menjadi sangat tipis meski masih ada tiga pertandingan tersisa.

Gol pertama tercipta pada menit tambahan babak pertama (45+1). Marcus Thuram, yang menerima umpan terobosan dari Piotr Zielinski, mengeksekusi tendangan akhir yang tak dapat dihalau kiper Parma, membuka keunggulan Inter 1-0. Gol tersebut menegaskan tekanan nerazzurri sejak awal pertandingan, terutama setelah Parma sempat menghasilkan peluang melalui sundulan Enrico Delprato yang melayang tipis di atas mistar gawang.

📖 Baca juga:
Donyell Malen Bersinar di Roma: Dari Kekecewaan Aston Villa hingga Mesin Gol Serie A 2025/2026

Memasuki babak kedua, Inter tetap menguasai penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Parma. Denzel Dumfries memberikan kontribusi signifikan dengan beberapa kesempatan sundulan, meski belum berhasil menambah angka. Pada menit ke-80, Inter menggandakan keunggulan lewat Henrikh Mkhitaryan. Umpan panjang dari Lautaro Martinez menemukan Mkhitaryan di area penalti, dan striker Armenia tersebut menempatkan bola tepat di sudut kanan bawah gawang, menutup skor menjadi 2-0.

  • Gol 1: Marcus Thuram (45+1) – assist Piotr Zielinski
  • Gol 2: Henrikh Mkhitaryan (80′) – assist Lautaro Martinez

Setelah gol kedua, Inter Milan mengontrol tempo permainan, menciptakan peluang tambahan namun tidak mampu menambah gol. Parma, yang kini berada di peringkat ke-12 dengan 42 poin, tetap berada di zona aman 14 poin di atas zona degradasi, namun gagal menahan serangan Nerazzurri.

Keberhasilan ini menandai scudetto ke-21 Inter Milan, menambah koleksi trofi klub yang kini berada di antara klub-klub paling berprestasi di Italia. Pelatih Simone Inzaghi memuji konsistensi timnya, menekankan pentingnya mental juara dalam mengatasi tekanan hingga tahap akhir musim. “Kami tahu apa yang harus dilakukan, dan pemain mengeksekusi rencana dengan disiplin. Ini adalah hasil kerja keras seluruh staf dan dukungan fans yang luar biasa,” ujar Inzaghi dalam konferensi pers pasca pertandingan.

📖 Baca juga:
Como vs Napoli: Skor Kacamata 0-0 Guncang Peluang Napoli Raih Scudetto

Para pemain kunci juga menyampaikan rasa syukur mereka. Marcus Thuram mengungkapkan kebahagiaan dapat mencetak gol penting bagi klub, sementara Henrikh Mkhitaryan menekankan kolaborasi tim sebagai faktor utama. “Setiap poin kami kumpulkan adalah untuk para pendukung. Scudetto ini milik mereka,” kata Mkhitaryan.

Dengan tiga laga tersisa, Inter Milan dapat fokus pada persiapan kompetisi Eropa, sementara Napoli berusaha menutup jarak poin, namun selisih 5 poin membuat mereka harus menunggu hasil pertandingan lain. Analisis statistik menunjukkan Inter memiliki rata-rata kepemilikan bola 58% dan akurasi tembakan 67% selama musim ini, menegaskan dominasi mereka di liga.

Secara historis, gelar ini mengukuhkan Inter sebagai klub dengan jumlah scudetto terbanyak kedua di Italia, setelah Juventus. Keberhasilan musim 2025/2026 juga menambah reputasi Inter sebagai tim yang konsisten menjuarai kompetisi domestik dan tetap kompetitif di panggung Eropa.

📖 Baca juga:
Parma Bergolak: Pengunduran Diri Dewan Sekolah, Tragedi Hit‑and‑Run, dan Kontroversi Sepak Bola Italia

Para pendukung Inter yang hadir di Meazza menyambut kemenangan dengan sorak sorai, mengibarkan bendera klub, dan melantunkan nyanyian khas Nerazzurri. Suasana stadion yang penuh semangat menambah kesan dramatis pada momen bersejarah ini.

Ke depan, Inter Milan akan mengakhiri musim domestik dengan tiga pertandingan terakhir, sekaligus bersiap menghadapi babak knockout Liga Champions. Kesempatan untuk menambah trofi internasional menjadi target utama klub, yang kini berada dalam kondisi fisik dan mental optimal.

Dengan gelar Serie A yang telah dipastikan, Inter Milan menatap masa depan dengan keyakinan tinggi, mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu raksasa sepak bola Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *