OLAHRAGA

Harga Minyak Terus Turun, Manchester United Siap Depak Andre Onana, dan Lionel Messi Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026

×

Harga Minyak Terus Turun, Manchester United Siap Depak Andre Onana, dan Lionel Messi Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026

Share this article
Harga Minyak Terus Turun, Manchester United Siap Depak Andre Onana, dan Lionel Messi Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026
Harga Minyak Terus Turun, Manchester United Siap Depak Andre Onana, dan Lionel Messi Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 28 Juni 2026 | Harga minyak dunia terus menurun dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini terjadi karena lalu lintas kapal di Selat Hormuz meningkat, meski serangan terhadap sebuah kapal kargo memunculkan kekhawatiran mengenai keamanan pelayaran di jalur perairan strategis tersebut.

Sementara itu, Manchester United dikabarkan semakin dekat menyelesaikan kepindahan Andre Onana ke Trabzonspor dengan status pinjaman untuk musim 2026-2027. Kesepakatan antara kedua klub disebut sudah memasuki tahap akhir sehingga kiper asal Kamerun itu diperkirakan tidak akan kembali mengikuti persiapan pramusim di Old Trafford.

📖 Baca juga:
Pertandingan Sengit di Piala Dunia 2026: Australia Mengalahkan Turki 2-0

Di lain pihak, Lionel Messi kembali tampil untuk Argentina di Piala Dunia 2026. La Pulga memasuki laga ini dengan rekor setara dalam hal mencetak gol dengan Miroslav Klose. Mereka sama-sama telah mengukir 16 gol dan merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di pentas Piala Dunia.

Messi sukses mengukir gol pemecah rekor yang membantunya bergerak melampaui Klose. Dalam titik ini, Messi sukses mencetak 17 gol sepanjang masa di Piala Dunia. Namun, catatannya bertambah sebelum duel berakhir. Argentina sukses mengamankan kemenangan 2-0, lagi-lagi melalui gol Messi di masa injury time babak kedua.

Messi kini memiliki 18 gol di Piala Dunia. Namun, gol pertamanya yang memecahkan rekor dinilai tidak layak untuk disahkan, menurut mantan kiper Manchester United, Peter Schmeichel. Berbicara sebagai pengamat untuk Fox Sport, Schmeichel menilai bahwa ada pelanggaran yang terjadi oleh Alexis Mac Allister dalam pembangunan permainan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap perusahaan-perusahaan minyak setelah harga bahan bakar minyak (BBM) di AS dinilai belum turun signifikan meski harga minyak dunia mulai melandai setelah meredanya konflik Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Trump menilai perusahaan energi tidak menyesuaikan harga jual bahan bakar dengan penurunan biaya minyak mentah yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Ia bahkan menegaskan bahwa harga bensin seharusnya sudah turun jauh lebih cepat dibandingkan dengan kondisi saat ini.

📖 Baca juga:
Matheus Cunha: Perjalanan Panjang Menuju Piala Dunia 2026

Menurut Trump, perusahaan-perusahaan minyak besar tidak menurunkan harga bensin di SPBU sebanding dengan penurunan tajam harga minyak yang mereka bayarkan. Pelanggan sedang ditipu, tulis Trump.

Kondisi ini berlangsung seiring dengan kemajuan pembahasan perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Dikatakan bahwa Teheran berpotensi mengantongi pelonggaran ekspor minyak lewat negosiasi tersebut.

Harga minyak Brent berada di angka US$ 78,19 per barel pada pukul 08.12 pagi di Singapura. Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 0,5% menjadi US$ 74,21 per barel.

Pejabat AS dan Iran menyebut adanya kemajuan perundingan putaran pertama. Kedua negara menuju pembicaraan kesepakatan damai secara permanen, mengakhiri konflik yang meletus sejak akhir Februari.

Kendati demikian, masih ada beberapa perbedaan pandangan di antara kedua negara. Salah satunya terkait dengan klaim Wakil Presiden AS JD Vance bahwa Iran telah setuju mengizinkan inspektur nuklir masuk ke negara itu. Namun klaim tersebut dibantah oleh Teheran.

📖 Baca juga:
Monza Guncang Dua Dunia: Kemenangan Dramatis di Serie B dan Inovasi Aerodinamika F1

Menurut Managing Director dan Senior Energy Trader di CIBC Private Wealth, Rebecca Babin, pergerakan minyak mentah memiliki kecenderungan melampaui ekspektasi. Namun Bloomberg juga memproyeksikan terjadinya tarik ulur berkepanjangan mengenai nuklir Iran dalam perundingan.

Arus perdagangan Selat Hormuz mulai meningkat. Qatar sudah mulai membawa lebih banyak kapal tanker gas alam cair (LNG) kosong ke Teluk Persia. Empat kapal tanker melintas tanpa menyembunyikan lokasi mereka, dan semakin banyak kapal yang sedang dalam perjalanan menuju Teluk Persia.

Kemajuan menuju perdamaian telah menyebabkan pelemahan timespread, dengan selisih antara dua kontrak Brent terdekat semakin mendekati posisi seimbang. Indikator yang sama untuk minyak mentah Dubai dan Murban dari Timur Tengah bahkan telah berbalik ke struktur contango.

Dalam kesimpulan, harga minyak terus menurun, Manchester United siap depak Andre Onana, dan Lionel Messi pecahkan rekor di Piala Dunia 2026. Perundingan damai antara AS dan Iran juga menunjukkan kemajuan, yang berpotensi mengantongi pelonggaran ekspor minyak untuk Teheran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *