Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 April 2026 | Jumat, 24 April 2026, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi saksi dramatis ketika Persib Bandung harus berbagi poin dengan Arema FC setelah laga berakhir 0-0. Meskipun hasilnya tidak memuaskan, pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, tetap menegaskan harapannya bahwa tim maung Bandung masih berada di jalur yang tepat untuk merebut gelar juara BRI Super League 2025/2026.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Hodak mengakui dominasi penguasaan bola Persib, namun menyoroti ketangguhan kiper Arema, Lucas Frigeri, yang menjadi penghalang utama. “Kami menciptakan banyak peluang, namun penyerang kami belum mampu mengubahnya menjadi gol. Pemain terbaik dalam laga ini adalah penjaga gawang mereka,” ujarnya dengan nada realistis namun tetap optimis.
Meski berbagi poin, Persib tetap menempati puncak klasemen sementara dengan 66 poin, hanya selisih tipis dengan Borneo FC yang berada di posisi kedua. Hodak menekankan pentingnya konsistensi di lima laga tersisa. “Poin kami sama dengan Borneo, masih ada lima pertandingan lagi. Kami harus memperlebar jarak poin dan tetap fokus pada setiap laga,” tegasnya.
Harapan Bojan Hodak tidak hanya terpaku pada angka, tetapi juga pada mentalitas pemain. Pada sesi latihan di lapangan pendamping GBLA, pelatih menegaskan bahwa tim tidak mengalami tekanan berlebih. “Semua oke, tidak ada masalah mental. Anak-anak tahu mereka harus fokus pada pertandingan berikutnya dan mencoba menang di setiap laga tersisa,” kata Hodak pada 26 April 2026.
Atmosfer positif di dalam stadion juga menjadi sorotan. Hodak memuji kehadiran suporter Arema, Aremania, yang duduk berdampingan dengan Bobotoh. “Saya senang melihat suporter tamu dapat berada di stadion tanpa gesekan. Itu bagus untuk sepakbola Indonesia,” ungkapnya, menambahkan bahwa suasana damai meningkatkan kualitas kompetisi.
Berikut poin kunci yang diutarakan Bojan Hodak menjelang laga berikutnya:
- Fokus pada peningkatan penyelesaian akhir; Persib mencatat 29 tembakan ke gawang namun hanya menghasilkan nol gol.
- Mempertahankan keunggulan fisik dan taktik yang sudah terbukti efektif.
- Mengelola cedera pemain kunci, seperti Eliano Reijnders, yang dipastikan kembali fit dalam beberapa hari mendatang.
- Menjaga konsistensi mental meski menghadapi tekanan persaingan ketat dengan Borneo FC.
Statistik singkat pertandingan melawan Arema:
| Tim | Penguasaan Bola | Tembakan ke Gawang | Poin |
|---|---|---|---|
| Persib Bandung | 58% | 29 | 1 |
| Arema FC | 42% | 12 | 1 |
Hodak menutup dengan menegaskan bahwa persaingan semakin ketat, namun keyakinan tim tetap kuat. “Kami akan fokus pada pertandingan selanjutnya. Dengan hasil ini kami masih di posisi pertama, tetapi persaingan semakin rumit dan kami harus tetap fokus,” pungkasnya.
Ke depan, Persib akan menjamu Bhayangkara FC di Stadion PKOR, Sumpah Pemuda, Bandar Lampung pada pekan ke-30. Jika berhasil meraih tiga poin, jarak ke Borneo FC dapat meluas, memberikan ruang napas lebih besar menjelang akhir musim. Harapan Bojan Hodak tetap tinggi, dan dukungan Bobotoh di setiap laga diharapkan menjadi pendorong utama bagi Maung Bandung untuk mengamankan gelar juara.









