Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 19 Juli 2026 | Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, mengusung misi balas dendam saat menghadapi pasangan tuan rumah, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, pada babak semifinal Jepang Terbuka 2026 di Tokyo, Jepang.
Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi Fajar/Fikri untuk menebus kekalahan mereka di pertemuan sebelumnya. Laga tersebut merupakan ulangan final Denmark Open 2025, di mana pasangan Indonesia harus menyerah dalam pertarungan sengit tiga gim dengan skor 18-21, 21-15, dan 19-21.
“Kami terakhir bertemu di final Denmark Open 2025 dan kami kalah tipis,” ujar Fikri. Fajar/Fikri memastikan tiket ke empat besar setelah menundukkan wakil Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, dengan skor 22-20 dan 21-13 pada babak perempat final.
Menurut Fajar, perubahan strategi yang cepat menjadi titik balik bagi pasangan Indonesia. Setelah interval gim pertama, mereka meningkatkan tempo permainan dan mengambil inisiatif serangan untuk membalikkan keadaan.
Fajar/Fikri menunjukkan progres positif dalam perjalanan mereka di turnamen Jepang Terbuka 2026. Usai memastikan tiket ke babak perempat final, keduanya memberikan evaluasi mendalam terkait performa mereka yang dinilai kian solid di lapangan.
Muhammad Shohibul Fikri mengaku puas dengan peningkatan level permainan yang mereka tunjukkan dibandingkan laga sebelumnya. Menurutnya, penguasaan area depan menjadi kunci utama keberhasilan mereka meredam perlawanan lawan.
Fajar Alfian menekankan pentingnya kesiapan mental dan taktik sebelum memasuki lapangan. Mengingat rekam jejak pertemuan yang cukup sering dengan pasangan lawan, Fajar mengaku sudah mengantongi titik lemah dan kekuatan lawan.
Kemenangan Fajar/Fikri atas wakil Chinese Taipei, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen, dalam laga babak 16 besar yang digelar di Tokyo Metropolitan Gymnasium, juga menjadi bukti kemajuan mereka. Mereka menang dua gim langsung dengan skor meyakinkan.
Di akhir pertandingan, Fajar/Fikri menyatakan kesediaan mereka untuk menghadapi tantangan berikutnya dan memperbaiki performa mereka. Dengan semangat dan dedikasi, mereka siap menghadapi lawan-lawan tangguh di Jepang Terbuka 2026.











