OLAHRAGA

Drama Penentuan di Jeddah: Al‑Sadd Ungguli Al‑Hilal lewat Adu Penalti, Mancini dan Inzaghi Bertarung di Panggung Asia

×

Drama Penentuan di Jeddah: Al‑Sadd Ungguli Al‑Hilal lewat Adu Penalti, Mancini dan Inzaghi Bertarung di Panggung Asia

Share this article
Drama Penentuan di Jeddah: Al‑Sadd Ungguli Al‑Hilal lewat Adu Penalti, Mancini dan Inzaghi Bertarung di Panggung Asia
Drama Penentuan di Jeddah: Al‑Sadd Ungguli Al‑Hilal lewat Adu Penalti, Mancini dan Inzaghi Bertarung di Panggung Asia

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 April 2026 | Jeddah, 14 April 2026 – Laga delapan besar AFC Champions League Elite Asia antara Al‑Sadd SC dari Qatar dan Al‑Hilal FC dari Arab Saudi menjadi sorotan utama pekan ini. Pertandingan yang digelar di Stadion Prince Abdullah Al Faisal Sports City berakhir dengan skor imbang 3‑3 setelah perpanjangan waktu, namun Al‑Sadd berhasil mengamankan tempat di perempat final lewat adu penalti 4‑2.

Pertarungan ini tidak hanya menjadi arena dua tim raksasa Asia, melainkan juga menjadi pertemuan dua pelatih asal Italia yang kini mengemban tanggung jawab penting di klub masing‑masing. Roberto Mancini, mantan pelatih timnas Italia, memimpin Al‑Sadd, sementara Simone Inzaghi, yang baru saja mengambil alih posisi pelatih Al‑Hilal, mewakili generasi baru kepelatihan Italia. Kedua tokoh ini diprediksi akan menjadi kandidat kuat untuk memegang kemudi timnas Italia di masa depan.

📖 Baca juga:
RCTI Live: Jadwal Eksklusif Timnas Indonesia U-17 vs China & Jepang di Piala Asia 2026 – Semua Detail yang Anda Butuhkan

Babak pertama berlangsung sengit, dengan Al‑Hilal membuka keunggulan lewat gol cepat di menit ke‑12 melalui serangan balik yang dipimpin oleh bintang mereka, Riyadh Mahrez. Namun, Al‑Sadd tidak tinggal diam. Roberto Mancini menyesuaikan taktik, menurunkan lini tengah yang lebih agresif. Hasilnya, Al‑Sadd menyamakan kedudukan pada menit ke‑27 lewat gol sundulan dari bek tengah mereka, menandai awal kebangkitan tim asuhannya.

Pada paruh kedua, kedua tim kembali saling menukar serangan. Al‑Hilal kembali unggul di menit ke‑58 melalui serangan terorganisir yang berakhir dengan tembakan keras dari striker utama mereka. Namun, kegigihan Al‑Sadd kembali terbukti saat mereka mencetak gol penyama pada menit ke‑73, memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan dalam situasi bola mati. Skor 2‑2 itu terus bertahan hingga akhir waktu reguler.

Ekstra waktu menambah ketegangan. Di menit ke‑107, Al‑Hilal berhasil mencetak gol ketiga yang tampak menjanjikan kemenangan. Namun, Al‑Sadd menunjukkan ketangguhan mental yang tinggi. Pada menit ke‑115, mereka berhasil menyeimbangkan kembali skor lewat gol tendangan bebas yang dilancarkan dengan presisi, memaksa pertandingan masuk ke babak adu penalti.

📖 Baca juga:
Mahrez Cetak Gol Penentu, Al Ahli Lolos ke Perempat Final AFC Champions League setelah Duel Sengit melawan Al Duhail

Adu penalti menjadi panggung dramatis bagi kedua pelatih. Inzaghi memilih lima penendang utama Al‑Hilal, namun dua di antaranya gagal mengeksekusi dengan baik. Sebaliknya, Mancini menaruh kepercayaan pada para pemainnya yang mengeksekusi empat tembakan dengan sukses. Keputusan akhir datang ketika penendang terakhir Al‑Sadd mengamankan tembakan ke sudut atas gawang, memastikan kemenangan 4‑2 dan meloloskan timnya ke perempat final.

Setelah pertandingan, Inzaghi menegaskan komitmennya kepada Al‑Hilal, menolak spekulasi bahwa ia akan kembali ke Italia. Ia menekankan bahwa fokus utama adalah memperkuat skuad untuk melaju lebih jauh di kompetisi tersebut. Di sisi lain, Mancini mengungkapkan kebanggaannya atas performa tim, menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan bukti kerja keras dan taktik yang matang.

  • Skor akhir regulasi: 3‑3
  • Adu penalti: Al‑Sadd 4‑2
  • Lokasi: Stadion Prince Abdullah Al Faisal Sports City, Jeddah
  • Pelatih Al‑Sadd: Roberto Mancini
  • Pelatih Al‑Hilal: Simone Inzaghi

Kemenangan ini menambah catatan impresif Al‑Sadd di ajang Asia, sementara Al‑Hilal harus kembali menilai strategi mereka menjelang babak berikutnya. Kedua pelatih tetap menjadi sorotan, tidak hanya karena prestasi klub masing‑masing, tetapi juga karena potensi mereka untuk kembali mengisi posisi penting di timnas Italia. Laga ini memperlihatkan betapa kompetisi AFC Champions League Elite Asia kini menjadi panggung strategis bagi pelatih-pelatih kelas dunia dalam memperlihatkan kemampuan taktis dan memimpin tim ke puncak.

📖 Baca juga:
Machida Zelvia Catat Sejarah: Kemenangan 1-0 atas Shabab Al‑Ahli Buka Jalan ke Final AFC Champions League Elite

Dengan melaju ke perempat final, Al‑Sadd kini menatap lawan berikutnya dengan penuh keyakinan, sementara Al‑Hilal harus bangkit dari kegagalan dan menyiapkan diri untuk kembali bersaing di level tertinggi kompetisi klub Asia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *