Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 01 Mei 2026 | Casa Pia kembali menjadi sorotan utama dalam perburuan selamat di klasemen akhir Primeira Liga 2025/2026. Klub asal Lisbon ini menempati posisi 16 dengan 26 poin setelah 31 pertandingan, tepat di ambang zona playoff degradasi. Dengan hanya tiga laga tersisa, tekanan untuk mengamankan poin menjadi sangat intens.
Musim ini, Casa Pia menunjukkan performa yang berfluktuasi. Setelah mengalami penurunan tajam pada paruh pertama kompetisi, mereka berhasil mengumpulkan tiga kemenangan dalam empat pertemuan di bulan April, termasuk kemenangan penting melawan Alverca pada pekan ke-31. Kemenangan 2-1 atas Alverca, yang dicetak melalui gol tunggal Marko Milovanovic pada menit 71, mengangkat moral tim dan menambah selisih poin mereka dari zona playoff menjadi lima poin.
Sementara itu, rival terdekat mereka, Nacional, berada di posisi 14 dengan 31 poin, lima poin di atas Casa Pia. Nasional berada dalam fase akhir yang mengamankan tempat di Liga utama, berkat serangkaian kemenangan melawan tim-tim menengah seperti Estrela Amadora, Alverca, dan Tondela. Kemenangan tersebut menegaskan kesenjangan poin yang masih dapat berubah dalam tiga laga terakhir, mengingat Casa Pia masih memiliki peluang untuk menambah poin bila mampu memanfaatkan pertandingan kandang.
Di sisi lain, Porto, yang berada di puncak klasemen dengan selisih tujuh poin, sudah hampir memastikan gelar juara. Keberhasilan Porto melaju ke tiga kemenangan beruntun dan mencetak dua gol atau lebih dalam delapan pertandingan terakhir menambah tekanan pada tim-tim yang berada di zona relegasi. Meskipun tidak bersaing langsung dengan Casa Pia, performa Porto menjadi tolok ukur kualitas kompetisi di Liga Portugal.
Berikut rangkuman hasil lima laga terakhir Casa Pia:
| Pertandingan | Skor | Hasil |
|---|---|---|
| Casa Pia vs Alverca | 2-1 | Menang |
| Casa Pia vs Benfica | 0-3 | Kalah |
| Casa Pia vs Sporting Lisbon | 1-1 | Seri |
| Casa Pia vs Porto | 0-4 | Kalah |
| Casa Pia vs Nacional | 0-2 | Kalah |
Statistik tersebut menunjukkan bahwa Casa Pia masih kesulitan menembus pertahanan tim papan atas, namun kemampuan mencetak gol melawan tim selevel Alverca memberi harapan. Faktor kunci yang dapat mengubah nasib mereka adalah stabilitas skuad. Beberapa pemain inti seperti Rafael Nel dan Pedro Lima mengalami cedera pada fase akhir musim, sementara pemain asing seperti Tomane diharapkan kembali memperkuat lini serang.
Di samping faktor kebugaran, taktik pelatih juga menjadi sorotan. Pelatih Casa Pia berupaya menerapkan formasi yang lebih defensif, mengandalkan serangan balik cepat untuk memanfaatkan ruang yang terbuka saat lawan menekan. Pendekatan ini berhasil pada pertandingan melawan Alverca, di mana gol penentu datang dari serangan balik setelah penguasaan bola di setengah lapangan lawan.
Namun, tantangan terbesar tetap pada pertandingan tandang. Selama musim ini, Casa Pia hanya mencatat satu kemenangan di luar kandang, sementara kebobolan di laga tandang mencapai rata-rata dua gol per pertandingan. Dengan dua laga terakhir yang harus dimainkan di luar, tim harus meningkatkan konsistensi pertahanan dan memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Jika Casa Pia berhasil mengumpulkan setidaknya empat poin dari tiga pertandingan terakhir, mereka berpotensi mengamankan tempat di Liga utama untuk musim berikutnya. Sebaliknya, kegagalan mengumpulkan poin akan menempatkan mereka di posisi 17 atau 18, yang berujung pada degradasi langsung atau harus berjuang di playoff.
Kesimpulannya, Casa Pia berada di titik krusial perjalanan musim 2025/2026. Kemenangan melawan Alverca menunjukkan potensi tim, namun konsistensi, kebugaran pemain kunci, dan strategi defensif pada laga tandang akan menjadi faktor penentu akhir. Penggemar dan pihak manajemen menanti tiga laga penentu yang dapat menentukan nasib klub di level tertinggi kompetisi Portugal.











