Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 24 April 2026 | Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali mengumumkan bahwa jalur Golden Ticket 2026 masih terbuka hingga 8 Mei 2026. Melalui skema ini, calon mahasiswa tidak perlu mengikuti tes masuk, sekaligus mendapatkan pembebasan penuh biaya Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama delapan semester. Kasubdit Admisi Unesa, Sukarmin menegaskan komitmen kampus sebagai “Rumah Para Juara” untuk menyediakan peluang luas bagi talenta unggul dalam bidang akademik, olahraga, seni, Musabaqah Tilawatil Qur’an, MTQ, maupun kreator konten.
Calon peserta Golden Ticket Unesa dapat memilih program studi S1 atau D4 di hampir semua fakultas, kecuali Fakultas Kedokteran yang hanya menerima prestasi akademik. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal goldenticket.unesa.ac.id. Langkah-langkahnya meliputi registrasi data diri, unggah maksimal tiga sertifikat prestasi, verifikasi sertifikat oleh tim admisi, pengumuman hasil administrasi, serta wawancara daring via Zoom. Peserta yang lolos harus mengkonfirmasi pilihan program studi melalui SPMB Prestasi.
- Registrasi dan pengisian data diri
- Unggah sertifikat prestasi (maks 3)
- Verifikasi dokumen oleh panitia
- Pengumuman seleksi administrasi
- Wawancara daring via Zoom
- Pendaftaran final di SPMB Prestasi
Sementara itu, Unesa juga menonjolkan upaya inklusif dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK) SNBT 2026. Empat peserta tunanetra mengikuti ujian khusus disabilitas pada sesi pagi, dilengkapi dengan ruang khusus, pendamping, serta perangkat lunak Non Visual Desktop Access (NVDA) yang mengubah tampilan visual menjadi audio. Koordinator Teknologi Informasi dan Komunikasi, I Gusti Lanang Putra Eka Prismana, menjelaskan bahwa infrastruktur jaringan dan audio telah disiapkan untuk memastikan peserta dapat mengerjakan soal secara mandiri melalui perintah suara.
Selain tunanetra, Unesa juga menerima dua peserta tunarungu pada hari sebelumnya, menjadikan total peserta disabilitas tahun ini enam orang. Proses seleksi melibatkan tim psikolog, tim disabilitas, dan tim akademik untuk menilai kesiapan masing‑masing peserta. Bagi yang belum berhasil melalui jalur SNBT, Unesa membuka jalur mandiri khusus disabilitas mulai 15 Mei 2026 serta jalur prestasi yang tetap terbuka untuk semua kategori talenta.
Di luar urusan penerimaan mahasiswa, Unesa berperan aktif dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda. Pada 23 April 2026, kampus menyelenggarakan workshop literasi keuangan yang dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi. Kegiatan tersebut dipandu oleh Wildan Kesuma, Head of Corporate Affairs Easycash, serta Mirzan Hasan, Director of General Financial Planning Program IARFC Indonesia. Peserta mendapatkan materi tentang pengelolaan arus kas, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta penggunaan pinjaman secara produktif.
Workshop menekankan pentingnya memahami risiko layanan keuangan digital, terutama di kalangan Gen Z yang sudah memiliki tingkat inklusi keuangan tinggi namun masih rendah dalam literasi. Melalui modul digital, mahasiswa diajarkan cara mencatat pengeluaran, menjaga reputasi kredit, dan memanfaatkan teknologi finansial secara bijak. Program ini diharapkan dapat menurunkan tingkat lifestyle inflation yang kerap dialami mahasiswa.
Keseluruhan kebijakan Unesa tahun 2026 mencerminkan pendekatan holistik: memberikan akses pendidikan tinggi tanpa beban biaya melalui Golden Ticket Unesa, memastikan hak peserta disabilitas dalam UTBK SNBT, serta menyiapkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik namun juga finansial. Dengan sinergi antara kebijakan penerimaan yang inklusif dan program edukatif tambahan, Unesa menegaskan posisinya sebagai institusi yang berorientasi pada pengembangan potensi manusia secara menyeluruh.











