Musik

Fariz RM Tegaskan Pentingnya Etika Hak Cipta di Industri Musik

×

Fariz RM Tegaskan Pentingnya Etika Hak Cipta di Industri Musik

Share this article
Fariz RM Tegaskan Pentingnya Etika Hak Cipta di Industri Musik
Fariz RM Tegaskan Pentingnya Etika Hak Cipta di Industri Musik

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 Juni 2026 | Musisi senior Fariz RM baru-baru ini mengangkat bicara tentang pentingnya menghormati hak cipta di industri musik. Ia menegaskan bahwa izin karya adalah etika, sedangkan royalti hanyalah kompensasi setelah izin diberikan pemiliknya.

Fariz RM mengeluarkan pernyataan tersebut di tengah kasus dugaan pelanggaran hak cipta yang sedang bergulir. Ia melaporkan penyanyi Syahravi ke polisi karena membawakan lagu “Di Antara Kata” tanpa izin.

📖 Baca juga:
D4vd Terjerat Tuduhan Pembunuhan dan Pornografi Anak, Musiknya Ditarik Artis Dunia

Menurut Fariz RM, persoalan hak cipta tidak hanya berkaitan dengan pembayaran royalti, tetapi juga menyangkut etika dalam menggunakan karya milik orang lain. Ia menggunakan analogi pinjam motor untuk menjelaskan bahwa penggunaan karya orang lain harus disertai izin pemilik.

Fariz RM juga menyarankan agar musisi muda dan pendatang baru di dunia musik untuk selalu meminta izin sebelum membawakan lagu orang lain. Ia menegaskan bahwa izin dan pembayaran royalti merupakan dua hal yang berbeda.

Izin itu etika, sedangkan bayar itu adalah kompensasi. Jadi jangan disamakan, ujar Fariz RM.

📖 Baca juga:
Kontroversi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar: MPR Hormati Keputusan SMAN 1 Pontianak

Kasus dugaan pelanggaran hak cipta yang melibatkan Fariz RM dan Syahravi telah menjadi perhatian publik. Fariz RM telah memberikan waktu satu tahun untuk mediasi, namun tidak ada tanggapan serius dari pihak Syahravi.

Akhirnya, Fariz RM memutuskan untuk melanjutkan laporannya ke jalur hukum. Ia berharap bahwa kasus ini dapat menjadi contoh bagi industri musik untuk lebih menghormati hak cipta dan etika dalam menggunakan karya milik orang lain.

Dalam kesempatan ini, Fariz RM juga mengingatkan bahwa hak cipta bukan hanya milik pencipta, tetapi juga milik keluarga dan waris. Ia menyarankan agar semua pihak untuk lebih menghormati hak cipta dan etika dalam menggunakan karya milik orang lain.

📖 Baca juga:
Kehadiran Claude AI: Antara Harapan dan Keprihatinan

Dengan demikian, diharapkan industri musik dapat menjadi lebih sehat dan menghormati hak cipta serta etika dalam menggunakan karya milik orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *