Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 21 April 2026 | Byeon Woo Seok semakin dikenal setelah perannya sebagai Pangeran Agung Lee Ahn dalam Perfect Crown. Meskipun drama ini meraih rating dua digit di Nielsen Korea, ada empat judul lain yang pernah melibatkan aktor ini namun belum mendapatkan sorotan seluas itu. Berikut ulasan lengkapnya, lengkap dengan data penonton dan alasan mengapa masing‑masing karya tersebut layak masuk daftar tonton wajib.
1. The Tale of Nokdu (2019)
Serial sejarah romantis ini menampilkan Byeon Woo Seok sebagai Jung Sa‑bok, seorang pejuang rakyat yang menjadi sahabat dekat sang protagonis Nokdu. Meskipun alur utama berpusat pada Jang Dong‑yoon dan Kim So‑hyun, kehadiran Byeon memberikan warna kuat lewat aksi berani dan chemistry alami dengan pemeran pendukung. Rating rata‑rata nasional hanya mencapai 4,2 % pada episode pertamanya, jauh di bawah ekspektasi jaringan, sehingga banyak penonton potensial melewatkannya.
2. My Lovely Girl (2020)
Dalam drama modern ini, Byeon berperan sebagai Kim Ji‑hoon, produser musik yang membantu tokoh utama (diperankan oleh Park Bo‑young) menemukan kembali semangatnya setelah patah hati. Serial ini hanya ditayangkan di platform streaming lokal dan tidak memperoleh data rating televisi, namun mencetak 1,8 juta penonton unik dalam tiga minggu pertama—angka yang masih tergolong modest dibandingkan drama mainstream.
3. Class of Lies (2021)
Byeon berperan sebagai Lee Hyun‑woo, siswa berprestasi yang terlibat dalam konspirasi korupsi di sebuah sekolah elite. Serial ini menonjolkan tema sosial‑politik, namun karena penayangannya pada jam tayang sore, rating hanya mencapai 3,9 % dan kritikus menilai plotnya terlalu gelap untuk penonton luas. Meskipun demikian, penampilan Byeon mendapat pujian atas intensitas emosionalnya.
4. Perfect Crown (2026)
Drama terbaru yang mengangkat kisah cinta lintas kelas antara seorang pewaris chaebol (IU) dan pangeran tanpa tahta (Byeon Woo Seok) langsung menembus rating dua digit. Episode pertama mencatat 7,8 % rating nasional, dan pada episode keempat rating naik menjadi 11,1 %—menjadi program teratas pada slot waktunya. Meski popularitasnya melambung, kritik terbagi mengenai kedalaman akting kedua pemeran utama, namun chemistry visual tetap menjadi magnet utama penonton.
Keempat judul di atas memperlihatkan rentang kemampuan Byeon Woo Seok, mulai dari aksi historis hingga drama modern dengan nuansa sosial. Kualitas aktingnya tetap konsisten, namun faktor penayangan, promosi, dan persaingan jadwal menjadi penyebab mengapa tiga judul pertama belum mendapatkan pengakuan seluas Perfect Crown. Bagi penggemar K‑drama yang ingin mengeksplorasi karya yang terlewat, empat drakor ini layak menjadi pilihan selanjutnya.
Kesimpulannya, Byeon Woo Seok bukan sekadar wajah tampan dalam drama populer. Keberagaman perannya di empat judul underrated menunjukkan kedalaman karier yang masih banyak potensi untuk digali. Menonton kembali judul‑judul tersebut tidak hanya menambah pengetahuan tentang evolusi aktor, tetapi juga mengungkap harta karun K‑drama yang belum banyak diketahui publik.











