Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 19 Juni 2026 | Indeks saham Jepang, Nikkei 225, mencatat rekor tertinggi kelima berturut-turut pada hari Jumat. Indeks ini ditutup pada 71.250, naik 0,28 persen, dipimpin oleh saham terkait AI dan semikonduktor. Sebelumnya, indeks ini mencapai rekor tertinggi harian sebesar 71.952 sebelum jatuh kembali ke wilayah negatif.
Analisis menunjukkan bahwa sentimen bullish sedikit memudar setelah AS mengatakan rencana untuk pembicaraan tingkat kerja dengan Iran di Swiss belum final. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa perang antara AS dan Iran belum berakhir.
Saham-saham terkait teknologi, seperti Advantest dan Kioxia, naik 4,75 persen dan 12 persen. Fujikura melonjak 15,69 persen ke tingkat tertinggi harian sebesar 5.161 yen setelah perusahaan tersebut meningkatkan perkiraan laba bersih tahunan menjadi 229 miliar yen ($1,42 miliar).
Di sisi lain, indeks Kospi Korea Selatan mencapai rekor tertinggi baru, naik lebih dari 3 persen. Sementara itu, harga minyak Brent turun ke bawah $79 per barel karena perjanjian damai antara AS dan Iran membuat pengiriman minyak melalui Selat Hormuz kembali normal.
Perhatian kini beralih ke pembicaraan tentang program nuklir Iran dan kelestarian gencatan senjata. AS dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik, namun masih banyak ketidakpastian tentang implementasinya.
Kesimpulan: Nikkei 225 mencatat rekor tertinggi kelima berturut-turut, didorong oleh sentimen bullish dan harapan akan pemulihan ekonomi. Namun, ketidakpastian tentang perang AS-Iran dan implementasi perjanjian damai masih mempengaruhi pasar saham.











