Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Juni 2026 | Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia akan segera menindaklanjuti penurunan suku bunga layanan pembiayaan PNM Mekaar menjadi 8 persen. PNM Mekaar merupakan layanan pinjaman modal usaha tanpa agunan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang ditujukan untuk para pelaku usaha ultramikro.
Sebelumnya, suku bunga pinjaman yang diterapkan berkisar antara 18-25 persen. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan bahwa pemerintah akan mensubsidi penurunan suku bunga pinjaman dari 18-25 persen menjadi 8 persen bagi sekitar 10-15 juta nasabah PNM Mekaar.
Selain itu, Danantara juga berencana untuk mengembangkan kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menjadi pusat ekonomi baru yang lebih modern, termasuk integrasi dengan fasilitas olahraga, pariwisata, dan ruang publik berkelas dunia. Rencana ini termasuk perubahan besar-besaran pada area eks Hotel Sultan yang akan dijadikan ikon baru Indonesia.
Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan bahwa pengembangan kawasan GBK juga diarahkan pada konsep pariwisata olahraga atau sport tourism. Kawasan GBK nantinya ditargetkan menjadi pusat olahraga dan ekonomi berkelas dunia yang terintegrasi.
Rosan juga menuturkan bahwa pengelolaan kawasan GBK akan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti InJourney dan Meru Hotel setelah seluruh proses finalisasi di Kementerian Sekretariat Negara selesai.
Dengan demikian, Danantara siap untuk mengembangkan kawasan GBK dan menindaklanjuti penurunan suku bunga PNM Mekaar untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Kesimpulan, Danantara berperan penting dalam pengembangan kawasan GBK dan penurunan suku bunga PNM Mekaar. Dengan ini, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan kawasan GBK sebagai pusat ekonomi baru yang lebih modern dan berkelas dunia.











