Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 18 Juni 2026 | Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih stagnan di level Rp 50 per saham meskipun telah mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback besar-besaran. Sementara itu, PT Niramas Utama Tbk (JELI) akan mencatatkan saham perdananya dengan kode emiten JELI pada 7 Juli mendatang.
Valuasi IPO JELI dinilai kemahalan oleh beberapa analis, dengan rentang harga penawaran Rp 900-Rp 1.120 per saham. Namun, analis Korea Investment Sekuritas Indonesia (KISI) Azharys Hardian menyatakan bahwa harga tersebut mencerminkan valuasi premium dan saham JELI tetap berpotensi menarik minat investor.
Di sisi lain, GOTO berencana membeli kembali saham dengan nilai maksimal Rp 3,5 triliun. Aksi korporasi ini akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 19 Juni 2026.
Mantan CEO GOTO, Andre Soelistyo, menjual 100 juta lembar saham Seri A yang dimiliki secara langsung dan tidak langsung. Transaksi penjualan tersebut berlangsung pada 22 Desember 2023, dengan harga penjualan rata-rata Rp 86 per saham.
Saham GOTO tidak bergerak lebih dari sebulan terakhir, dengan harga stagnan di level Rp 50 per saham. Saham perseroan juga mengalami tekanan aksi jual bersih investor asing sebesar Rp 1,63 triliun sepanjang tahun ini.
Kesimpulan, saham GOTO dan JELI saat ini sedang menjadi perhatian investor. Valuasi IPO JELI dinilai kemahalan, namun saham JELI tetap berpotensi menarik minat investor. Sementara itu, GOTO berencana membeli kembali saham dengan nilai maksimal Rp 3,5 triliun, yang diharapkan dapat mendukung performa harga saham GOTO.









