Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 07 Mei 2026 | Pertamina terus memperkuat peranannya dalam sektor energi nasional melalui serangkaian langkah strategis yang meliputi kolaborasi internasional, restrukturisasi layanan SPBU, serta penanganan insiden operasional secara cepat.
Pada awal Mei 2026, perusahaan menegaskan komitmen peningkatan produksi migas dengan menandatangani kerja sama bersama Colorado School of Mines, institusi terdepan dalam riset energi. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, dan Kepala Departemen Teknik Perminyakan Colorado School of Mines, Jennifer L. Miskimins, membahas program riset bersama pada reservoir non‑konvensional, pengembangan teknologi hydraulic fracturing, serta program pendidikan berkelanjutan untuk meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia Indonesia.
Kerja sama ini tidak hanya mencakup riset teknis, tetapi juga melibatkan Universitas Pertamina dalam pembentukan pusat riset migas non‑konvensional di tanah air. Fokus utama adalah mengoptimalkan produksi dari sumber daya shale oil, tight oil, dan coal‑bed methane yang memiliki potensi signifikan namun memerlukan teknologi canggih.
Sementara itu, perubahan kebijakan layanan SPBU juga menjadi sorotan. Beberapa stasiun di Jakarta yang beralih menjadi SPBU Signature menghentikan penjualan bahan bakar bersubsidi, termasuk Pertalite. Perubahan status ini dilakukan atas permintaan pengelola SPBU untuk meningkatkan standar layanan, menawarkan fasilitas premium, dan menjual hanya produk non‑subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex.
| Kode SPBU | Lokasi |
|---|---|
| 3111401 | Jl. S. Parman No.70, Slipi, Jakarta Barat |
| 3112204 | Jl. Sultan Iskandar Muda, Kebayoran, Jakarta Selatan |
| 3112401 | Jl. Fatmawati No.6, Cilandak, Jakarta Selatan |
| 3311701 | Jl. Peternakan II No.18, Cengkareng, Jakarta Barat |
| 3410205 | Jl. Cideng Timur No.50, Gambir, Jakarta Pusat |
Transisi ini diharapkan dapat memperkuat posisi pasar produk premium serta mendukung target pemerintah dalam pengetatan distribusi BBM bersubsidi. BPH Migas mencatat bahwa konsumsi BBM bersubsidi pada Triwulan I 2026 tetap terkendali, dengan realisasi sekitar 24 persen dari kuota nasional, menandakan efektivitas kebijakan tersebut.
Di sisi operasional, Pertamina EP berhasil mengatasi insiden kebakaran di Stasiun Pengumpul Utama (SPU) Cemara, Indramayu, Jawa Barat. Kebakaran yang terjadi pada pukul 12.30 WIB pada 6 Mei 2026 berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam berkat respons cepat tim darurat yang mengikuti standar HSSE perusahaan. Manajer Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Pertamina EP, Pinto Budi Bowo Laksono, menyatakan bahwa penanganan yang terkoordinasi berhasil mencegah dampak lebih luas terhadap fasilitas produksi.
Secara keseluruhan, rangkaian inisiatif ini mencerminkan strategi Pertamina untuk meningkatkan produksi migas nasional, memperkuat layanan konsumen, dan menegakkan standar keselamatan operasional. Dengan dukungan kolaborasi global, restrukturisasi jaringan SPBU, serta respons cepat terhadap insiden, perusahaan menegaskan peranannya dalam memastikan ketahanan energi Indonesia serta mendukung agenda transisi energi menuju target Net Zero Emission 2060.
Langkah‑langkah tersebut juga sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) yang diintegrasikan dalam setiap lini bisnis Pertamina, menandakan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.











