Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Mei 2026 | Timnas Prancis telah mengumumkan 26 pemain yang akan diboyong ke Piala Dunia 2026. Pelatih Didier Deschamps meninggalkan beberapa nama top, termasuk gelandang Real Madrid Eduardo Camavinga dan kiper Paris Saint-Germain (PSG), Lucas Chevalier.
Camavinga merupakan bagian dari skuad Prancis yang menjadi runner-up di Piala Dunia 2022, tampil sebagai pemain pengganti dalam kekalahan di final melawan Argentina. Namun, ia dicoret oleh pelatih Didier Deschamps dalam pengumuman skuad.
Deschamps memberikan penghargaan kepada kiper Robin Risser dengan memanggilnya dan memboyongnya ke turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut. Deschamps meliriknya karena sang penjaga gawang tampil apik musim ini.
Prancis tergabung dalam Grup I di Piala Dunia 2026. Les Bleus akan menghadapi Senegal, Irak, dan Norwegia selama fase grup. Prancis sedang mengincar gelar Piala Dunia ketiga dan menjadi salah satu favorit dalam ajang yang berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat tersebut.
Deschamps diberkati dengan stok pemain yang mengesankan termasuk Kylian Mbappe, pemenang Ballon d’Or Ousmane Dembele, bintang muda Desire Doué, Michael Olise, Rayan Cherki, dan Maghnes Akliouche.
Beberapa nama besar harus gagal masuk skuad, termasuk Eduardo Camavinga, Khephren Thuram, Randal Kolo Muani, dan Florian Thauvin. Sementara itu, Kylian Mbappe masih menjadi sosok utama dalam skuad Prancis kali ini.
Penampilan apik sang striker saat mengikuti tur timnas Prancis ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu disebut menjadi faktor penting di balik keputusan tersebut. Deschamps mengaku sudah memantau perkembangan Mateta sepanjang musim.
Menurut Deschamps, minimnya waktu bermain serta masalah cedera membuat Camavinga belum berada dalam kondisi terbaiknya. “Ini situasi yang sulit. Eduardo menjalani musim yang rumit di Spanyol dan juga mengalami beberapa cedera,” kata Deschamps.
Kesimpulan, skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026 telah diumumkan dan beberapa nama besar harus absen. Prancis tetap menjadi salah satu favorit untuk memenangkan turnamen tersebut.











