HUKUM

Penggerebekan Judi Online di Hayam Wuruk: Upaya Tegas Pemerintah untuk Memberantas Kejahatan Siber

×

Penggerebekan Judi Online di Hayam Wuruk: Upaya Tegas Pemerintah untuk Memberantas Kejahatan Siber

Share this article
Penggerebekan Judi Online di Hayam Wuruk: Upaya Tegas Pemerintah untuk Memberantas Kejahatan Siber
Penggerebekan Judi Online di Hayam Wuruk: Upaya Tegas Pemerintah untuk Memberantas Kejahatan Siber

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 Mei 2026 | Penggerebekan judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, telah mengungkap praktik kejahatan siber yang semakin marak di Indonesia. Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak 320 warga negara asing (WNA) diamankan karena mengoperasikan jaringan judi global. Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan bentuk eksodus para pelaku yang ia sebut sebagai "veteran Kamboja".

Menurut Hendarsam, kejadian di Hayam Wuruk ini bukan berdiri sendiri, melainkan bagian dari jaringan kejahatan siber yang lebih besar. Ia menambahkan bahwa para pelaku ini telah beroperasi selama satu sampai dua bulan sebelum akhirnya digerebek. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam membongkar praktik judi online di Hayam Wuruk.

📖 Baca juga:
Drama Pengadaan Chromebook: Dua Terdakwa Berbaju Hitam Hadapi Tuntutan Rp16,9 Miliar di Pengadilan

Pramono Anung juga menekankan bahwa praktik judi online tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membawa dampak sosial yang serius bagi masyarakat. Ia berharap penindakan dilakukan secara serius agar memberikan efek jera kepada para pelaku maupun pemain judi daring di Jakarta. Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta pemerintah menjadikan judi online sebagai musuh bersama menyusul laporan Kementerian Komunikasi dan Digital yang mencatat sekitar 200.000 anak Indonesia terpapar judi online.

Rudianto Lallo menekankan bahwa masifnya penetrasi judi online di lingkungan masyarakat seharusnya tidak boleh membuat pemerintah berdiam diri. Pemerintah harus segera mencegah dan menindak agar Indonesia tidak dijadikan markas judi online. Ia juga menyarankan agar Kementerian Komunikasi dan Digital memblokir server utama judi online yang beredar di Indonesia, bukan hanya iklan-iklan yang tersebar di situs-situs ilegal.

📖 Baca juga:
Roy Suryo dan Tim Hukum Minta Penghentian Kasus Ijazah Jokowi: Refly Harun Ungkap Bukti Seabrek

Dalam upaya memberantas kejahatan siber, pemerintah perlu memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum dan masyarakat sipil. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari judi online dan melindungi masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, dari bahaya kejahatan siber.

Kesimpulan dari penggerebekan judi online di Hayam Wuruk adalah bahwa pemerintah harus terus meningkatkan upaya penindakan dan pencegahan kejahatan siber. Dengan demikian, diharapkan dapat menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, serta melindungi generasi muda dari dampak negatif judi online.

📖 Baca juga:
Menteri Sosial Indonesia Dihukum 12 Tahun Penjara dan Menag Berharap Kenaikan Yesus Kristus Perkuat Persatuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *