Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 13 Mei 2026 | Persaingan di Serie A memasuki tahap yang sangat sengit, terutama dalam memperebutkan posisi empat besar yang akan memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan. Setelah kekalahan Napoli dari Bologna, posisi mereka di peringkat kedua kini terancam. Inter Milan sudah dipastikan menjadi juara, namun di bawahnya, persaingan menjadi sangat ketat.
Napoli kini hanya unggul dua poin dari Juventus di posisi ketiga. Milan dan Roma menguntit di belakang dengan selisih hanya tiga poin dari Napoli. Tim kuda hitam, Como, masih memiliki peluang meski berada di posisi terbawah dari lima tim tersebut, dengan selisih lima poin dari peringkat kedua.
Como sendiri baru saja mencatat sejarah dengan memastikan diri tampil di kompetisi Eropa musim depan usai menang 1-0 atas Hellas Verona. Mereka mengunci posisi enam klasemen Serie A 2025/26 dan menunjukkan progres luar biasa dengan menembus semifinal Coppa Italia, pencapaian terbaik mereka dalam empat dekade terakhir.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengaku bangga bisa membawa Como mencetak ragam sejarah di musim ini, termasuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Dia pun mafhum, Como memang memiliki kualitas. “Kami bukan Milan, Inter, Juventus, atau Napoli. Dua tahun yang lalu tepat pada hari ini kami promosi ke Serie A, dan hari ini kami lolos ke kompetisi Eropa. Sungguh luar biasa,” kata Fabregas.
Sementara itu, Inter Milan akan menghadapi Lazio pada laga final Coppa Italia di Stadion Olimpico, Roma, untuk memperebutkan trofi kedua mereka musim ini. Inter sudah mengunci status juara Liga Italia musim ini dan kini berfokus pada Coppa Italia.
Dengan dua pekan tersisa, secara teori, posisi kedua hingga keenam masih bisa berubah drastis. Persaingan sengit ini akan membuat penonton terus penasaran hingga akhir musim.
Kesimpulan dari persaingan sengit di Serie A ini adalah bahwa tidak ada yang bisa diprediksi sampai detik terakhir. Tim-tim terus berjuang untuk mendapatkan posisi terbaik mereka dan memperebutkan tiket ke Liga Champions. Como, dengan pencapaian historis mereka, menjadi contoh bahwa siapa pun bisa mencapai kesuksesan dengan kerja keras dan dedikasi.









