Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 16 April 2026 | Jose Mourinho, pelatih berpengalaman dengan koleksi tiga gelar Premier League bersama Chelsea, kembali menjadi sorotan media sepakbola Inggris setelah rumor tentang kepindahannya ke klub Premier League muncul kembali. Pada pertengahan April 2026, sejumlah laporan menyebut nama Mourinho sebagai kandidat potensial untuk menggantikan Eddie Howe di Newcastle United, yang kini berada di posisi menengah klasemen.
Berbagai spekulasi muncul setelah talkSPORT mengungkapkan bahwa pemilik klub asal Saudi tengah mempertimbangkan opsi mengangkat manajer berprofil tinggi bila Howe diputuskan kontraknya. Mourinho, yang saat ini melatih Benfica, dikabarkan menjadi salah satu tiga nama yang dipertimbangkan, bersama mantan pelatih Manchester City Roberto Mancini dan mantan pelatih Bournemouth Andoni Iraola.
Mourinho memiliki sejarah panjang di Premier League. Ia mengawali karier manajerialnya di Inggris dengan Chelsea pada 2004, memimpin klub tersebut meraih dua gelar liga secara beruntun sebelum kembali pada 2013 dan menambah satu gelar lagi pada 2015. Selanjutnya, ia sempat melatih Manchester United, mengantarkan tim itu meraih gelar Europa League dan Piala Liga pada 2017, serta menghabiskan satu musim di Tottenham Hotspur yang berakhir kurang memuaskan. Setelah meninggalkan Inggris, Mourinho mengejar tantangan di luar negeri, mengelola Roma, Fenerbahçe, dan kini Benfica.
Meski telah meraih banyak sukses, masa jabatan Mourinho di Benfica belum memberikan hasil yang diharapkan. Klub Portugal tersebut gagal mengamankan kembali gelar liga domestik dan mengalami tekanan untuk berubah. Di tengah ketidakpastian tersebut, pernyataan Mourinho mengenai potensi kembali ke Inggris menjadi sorotan. Dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Newcastle di Liga Champions, ia menyatakan, “Saya tidak menyesal tidak pernah mengelola di sini karena saya belum pernah mendapat kesempatan. Saya tidak akan meninggalkan Benfica untuk klub mana pun di dunia.” Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa dirinya terbuka untuk peluang jika ada tawaran yang tepat.
Newcastle United, yang dipimpin oleh Eddie Howe sejak 2021, berhasil menembus Liga Champions pada dua musim terakhir dan mencuri trofi Carabao Cup pada musim 2024-2025. Namun, performa mereka pada musim 2025-2026 menurun drastis, menempati peringkat ke-14 setelah 32 pertandingan. Tekanan pada Howe semakin meningkat, terutama karena klub gagal mempertahankan tempat di kompetisi Eropa. Jika klub memutuskan untuk mengganti pelatih, keputusan tersebut tidak hanya akan memengaruhi arah taktik, tetapi juga strategi transfer, mengingat pemilik klub berambisi menambah kualitas skuad menjelang musim depan.
Selain Mourinho, nama Roberto Mancini juga disebut-sebut sebagai alternatif. Mantan pelatih Inter Milan dan Manchester City tersebut memiliki reputasi sebagai taktikawan yang fleksibel dan telah terbukti mampu mengangkat klub ke level kompetitif. Sementara itu, Andoni Iraola, yang akan meninggalkan Bournemouth pada akhir kontraknya, juga menjadi pilihan menarik, mengingat kemampuannya mengembangkan pemain muda dan gaya permainan menyerang.
- Jose Mourinho – pengalaman di Premier League, saat ini melatih Benfica.
- Roberto Mancini – mantan pelatih Manchester City dan Inter Milan.
- Andoni Iraola – mantan pelatih Bournemouth, menunggu kontrak selesai.
Jika Mourinho kembali ke Inggris, ia akan menjadi sosok yang kembali menguji taktik defensifnya yang terkenal dengan strategi “park the bus” serta pendekatan psikologis yang kuat terhadap pemain. Dukungan finansial yang dimiliki pemilik Newcastle dapat memfasilitasi kebijakan transfer ambisius, memungkinkan Mourinho mengakuisisi pemain-pemain kunci untuk memperkuat lini tengah dan pertahanan.
Namun, ada tantangan signifikan. Mourinho harus menyesuaikan diri kembali dengan dinamika liga yang semakin cepat dan kompetitif, serta mengelola ekspektasi tinggi dari suporter yang menginginkan hasil segera. Selain itu, hubungan dengan pemain harus dibangun kembali, mengingat beberapa bintang Newcastle memiliki ikatan kuat dengan Howe.
Kesimpulannya, masa depan Jose Mourinho di Premier League masih belum pasti, tetapi spekulasi seputar kemungkinan kepindahannya ke Newcastle United telah menghidupkan kembali perbincangan tentang kebangkitan kembali sang “Special One” di tanah Inggris. Dengan posisi Newcastle yang tidak stabil dan kepemilikan yang siap berinvestasi, keputusan manajerial di musim panas mendatang dapat menjadi titik balik bagi klub dan karier Mourinho selanjutnya.











