Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 09 Mei 2026 | Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar kesiapsiagaan di wilayah Nasional di Sulawesi Utara untuk mendukung kelancaran dan keamanan KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina.
Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Karo Infohan Setjen Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, TNI menggelar kesiapsiagaan di wilayah Nasional di Sulawesi Utara, Jumat (8/5/2026).
Alutsista yang dikerahkan antara lain lima pesawat jet tempur F-16, tiga kapal perang, dan sejumlah alutsista lain.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memantau langsung operasi gabungan dari berbagai matra di posko gabungan yang berada di Lanud Sam Ratulangi, Manado.
Presiden Prabowo Subianto membawa kendaraan taktis Maung buatan PT Pindad ke KTT ASEAN di Cebu, menjadi penampilan perdana Maung di luar negeri sebagai simbol kebanggaan nasional.
Di sisi lain, TNI juga berhasil melumpuhkan 12 tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM) sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa keselamatan warga sipil Papua menjadi prioritas utama dalam setiap operasi yang dijalankan aparat keamanan.
Operasi ini merupakan bentuk kesiapan rutin TNI untuk menghadapi berbagai situasi yang dapat terjadi di kawasan Asia Tenggara.
Indonesia memandang stabilitas dan keamanan kawasan sebagai tanggung jawab bersama negara-negara ASEAN.
Kesiapsiagaan TNI dalam konteks tersebut merupakan bagian dari kontribusi Indonesia untuk mendukung terciptanya situasi kawasan yang aman, kondusif, dan mendukung suksesnya agenda-agenda strategis di ASEAN.
Keseluruhan kegiatan dilaksanakan secara terukur, profesional, dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
TNI tidak akan pernah ragu dalam menghadapi situasi mendesak, dan akan selalu memegang teguh prinsip Salus Populi Suprema Lex Esto.
Komitmen ini menunjukkan bahwa TNI siap untuk menjaga stabilitas dan keamanan kawasan, serta mendukung kesuksesan KTT ASEAN.

