Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Mei 2026 | Menjelang laga penutup musim Pegadaian Championship 2025-2026, Anto Van Java resmi melepaskan 15 persen saham kepemilikan di PSIS Semarang kepada keluarga Fariz Julinar. Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan Instagram Fariz, suami Datu Nova, yang menyatakan bahwa proses akuisisi telah selesai dan akan berlaku sebelum pertandingan terakhir PSIS melawan tim tamu di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Keputusan Anto Van Java untuk menjual bagian sahamnya merupakan bagian dari strategi baru pengusaha asal Kendal tersebut. Setelah sebelumnya mengakuisisi klub Tornado FC dari Pekanbaru dan memindahkan basis operasionalnya ke Kabupaten Kendal, ia kini menitikberatkan upaya pengembangan Kendal Tornado FC yang kini berkompetisi di Liga 2 bersama PSIS Semarang.
Sebelum transaksi ini, Anto Van Java pernah memiliki 30 persen saham PSPS Semarang. Penjualan 15 persen ini menurunkan kepemilikannya menjadi 15 persen, sementara mayoritas saham kini berada di tangan keluarga Datu Nova yang dikenal sebagai pemegang saham mayoritas klub Mahesa Jenar. Berikut ringkasan perubahan kepemilikan:
| Pemegang Saham | Persentase Sebelum | Persentase Sesudah |
|---|---|---|
| Anto Van Java | 30% | 15% |
| Keluarga Datu Nova (Fariz Julinar) | 55% | 70% |
Fariz Julinar dalam unggahannya menekankan rasa terima kasihnya kepada Anto Van Java dan keluarganya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menambahkan, “Bismillah, semangat ini bertambah sebelum pertandingan terakhir musim ini PSIS Semarang besok di Sleman. Bapak Anto Van Java menyerahkan saham 15 persen miliknya di PSIS Semarang untuk diakusisi saya beserta keluarga untuk melanjutkan merawat dan menjaga klub ini.”
Pertandingan penutup tersebut akan menjadi sorotan utama karena PSIS tengah bersaing ketat di papan tengah klasemen. PSS Sleman, lawan yang dijadwalkan bertanding, juga menyiapkan strategi khusus, mengandalkan dukungan suporter dan bonus motivasi untuk mengamankan tiga poin penting menjelang akhir musim.
Sementara itu, Kendal Tornado FC yang kini berada dalam satu grup kompetisi dengan PSIS, menjadi fokus utama Anto Van Java. Klub yang dipindahkan ke Kendal pada awal tahun ini telah menampilkan performa solid, menempati posisi menengah atas dalam klasemen Liga 2. Anto berencana memperkuat skuad dengan perekrutan pemain berpengalaman serta meningkatkan infrastruktur latihan di fasilitas baru yang dibangun di Kabupaten Kendal.
Langkah strategis ini tidak lepas dari dinamika kepemilikan klub sepak bola di Indonesia, di mana banyak pengusaha mengalihkan fokus investasi ke klub yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang. Dengan melepaskan sebagian saham PSIS, Anto Van Java dapat mengalokasikan dana dan sumber daya untuk memperkuat struktur manajerial dan teknis Kendal Tornado FC, termasuk penambahan pelatih kebugaran, analis data pertandingan, dan pengembangan akademi muda.
Para pengamat menilai bahwa penjualan saham ini tidak akan mengganggu stabilitas PSPS Semarang, mengingat mayoritas saham tetap berada di tangan keluarga Datu Nova yang telah lama berperan dalam manajemen klub. Namun, mereka mencatat bahwa perubahan kepemilikan dapat mempengaruhi kebijakan transfer pemain menjelang akhir musim, terutama bila klub membutuhkan tambahan tenaga untuk mengamankan posisi mereka di klasemen.
Di sisi lain, Persela Lamongan, yang akan menutup kompetisi melawan Tornado Kendal FC pada 3 Mei 2026, menyatakan tekad kuat untuk meraih kemenangan meski hasil tidak berpengaruh pada posisi klasemen. Hal ini menambah warna persaingan antar klub di akhir musim, di mana setiap poin menjadi sangat berharga.
Secara keseluruhan, keputusan Anto Van Java untuk melepas 15 persen saham PSIS Semarang ke keluarga Fariz Julinar menandai babak baru dalam perjalanan kariernya sebagai pengusaha sepak bola. Fokusnya kini terpusat pada pengembangan Kendal Tornado FC, yang diharapkan dapat bersaing lebih kuat di Liga 2 dan menjadi jalur promosi ke Liga 1 pada musim mendatang.
Dengan dukungan keluarga Fariz Julinar serta kepemilikan mayoritas yang kini lebih solid, PSIS Semarang diharapkan dapat melanjutkan perjuangan di laga terakhir dengan semangat baru, sementara Anto Van Java menyiapkan langkah strategis untuk mengukir prestasi bersama Tornado Kendal.











