Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Mei 2026 | Manchester United kembali menjadi sorotan publik usai kemenangan dramatis melawan Liverpool di Anfield pada Oktober 2025. Gelandang berusia 27 tahun, Mason Mount, menegaskan bahwa kemenangan itu hanyalah langkah awal menuju ambisi lebih besar: menaklukkan Old Trafford pada laga pekan ke-35 dan mengukuhkan diri sebagai penantang utama gelar Premier League 2026/2027.
Mount, yang sebelumnya meraih trofi Liga Champions bersama Chelsea, mengungkapkan tekad pribadi untuk menambah koleksi gelar domestik. “Saya memiliki target untuk memenangkan Premier League. Saya sudah pernah mengangkat Liga Champions, tapi bisakah kami (menang) di liga? Ya, saya percaya kami bisa sebagai sebuah tim,” ujarnya dalam konferensi pers pra‑laga melawan Liverpool.
Ia menambahkan bahwa performa tim melawan klub-klub besar seperti Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan tentu saja Liverpool, menjadi bukti nyata kapasitas The Red Devils. “Kami sudah menunjukkan apa yang bisa kami lakukan melawan tim‑tim besar. Sekarang tinggal melakukannya secara konsisten di Premier League,” kata Mount, menekankan pentingnya mentalitas juara yang harus dibangun sejak awal musim.
Menurut Mount, peran Michael Carrick sebagai manajer baru menjadi faktor kunci. Carrick, mantan gelandang Inggris yang pernah melatih tim muda United, berhasil mengubah wajah skuad dengan menanamkan disiplin taktis dan kepercayaan diri. “Awalnya memang sulit karena cedera dan penyesuaian, tapi Michael selalu memberi dukungan, mengatakan bahwa saya adalah bagian penting dari tim. Itu meningkatkan rasa memiliki saya,” ungkap Mount.
Keberhasilan di Anfield, yang berakhir dengan skor 2‑1 berkat gol Bryan Mbeumo dan Harry Maguire, memberi United peluang untuk memperlebar jarak poin dari Liverpool yang kini berada di urutan keempat. Kemenangan di Old Trafford akan meningkatkan selisih poin dan memperkuat posisi United dalam perburuan tiket Liga Champions serta target utama mengangkat trofi liga pada musim 2026/2027.
Dalam rangka menyiapkan diri menghadapi laga penentu, United mengandalkan strategi rotasi pemain, peningkatan intensitas latihan, dan penekanan pada transisi cepat. Berikut beberapa poin utama yang ditekankan tim:
- Mempertahankan soliditas lini pertahanan, khususnya kerja sama antara Harry Maguire dan pasangan bek baru.
- Menjaga kreativitas di lini tengah dengan Mason Mount sebagai penggerak utama, didukung oleh Bruno Fernandes yang kembali menunjukkan visi passing akurat.
- Mengoptimalkan serangan melalui sayap, memanfaatkan kecepatan pemain seperti Antony dan Marcus Rashford.
Mount juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam penampilan. “Kami harus realistis, tetapi ada kepercayaan besar di tim ini. Jika kami dapat menjaga konsistensi selama semusim penuh, kami akan berada di papan atas,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa meski jarak dengan Arsenal dan Manchester City masih signifikan, United sudah menunjukkan sinyal positif ketika melawan tim‑tim top.
Selain fokus pada kompetisi domestik, Mount mengingatkan pentingnya menyiapkan diri untuk Liga Champions musim depan. “Sekarang yang penting adalah melakukannya di panggung yang lebih besar di Liga Champions dan melakukannya secara lebih konsisten di Premier League,” jelasnya.
Di luar lapangan, Mount juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk kolaborasi dengan Make‑A‑Wish UK. Ia menggelar acara khusus di St George’s Park yang mempertemukan anak‑anak dengan penyakit serius dengan para pemain MU, memperlihatkan sisi kemanusiaan yang tidak kalah pentingnya dengan prestasi di lapangan.
Dengan target satu gelar liga pada tahun 2028 untuk merayakan ulang tahun ke‑150 Manchester United, Mount menegaskan dirinya siap menjadi bagian integral dalam proses tersebut. “Saya ingin menjadi bagian besar dalam perjalanan itu. Tujuan saya jelas: memenangkan Premier League,” pungkasnya.
Jika United dapat meneruskan performa gemilang yang ditunjukkan di Anfield, menambah kemenangan di Old Trafford, dan menjaga konsistensi sepanjang musim, peluang mereka untuk mengangkat trofi Premier League musim depan akan semakin nyata. Persaingan ketat di papan atas tetap menantang, namun optimisme Mason Mount dan dukungan Carrick menjadi sinyal kuat bahwa Setan Merah kembali mengincar puncak kejayaan.











