Ekonomi

Saham Salim Ivomas Pratama Melonjak Tajam, IHSG Mencatat Kenaikan Signifikan di Kuartal Awal 2026

×

Saham Salim Ivomas Pratama Melonjak Tajam, IHSG Mencatat Kenaikan Signifikan di Kuartal Awal 2026

Share this article
Saham Salim Ivomas Pratama Melonjak Tajam, IHSG Mencatat Kenaikan Signifikan di Kuartal Awal 2026
Saham Salim Ivomas Pratama Melonjak Tajam, IHSG Mencatat Kenaikan Signifikan di Kuartal Awal 2026

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 April 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mencatat penguatan pada awal April 2026, dipicu oleh lonjakan signifikan pada sejumlah saham unggulan. Di antara sekian banyak emiten, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) menjadi sorotan utama setelah mencatat kenaikan 100 poin atau sekitar 12,74 persen, menutup pada level 885 rupiah per lembar. Pergerakan positif ini tidak terlepas dari sentimen bullish yang menyebar di pasar saham Indonesia, didukung oleh aliran dana domestik dan asing yang mempercayakan prospek pertumbuhan sektor konstruksi serta infrastruktur.

Data perdagangan sesi I pada Selasa, 14 April 2026, menunjukkan IHSG naik 2,14 persen, menembus level 7.660,756. Kenaikan tersebut didorong oleh 513 saham yang menguat, sementara hanya 131 saham yang turun. Total volume perdagangan mencapai 28,669 miliar lembar saham senilai Rp 13,600 triliun. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham paling likuid, juga mencatat peningkatan 2,34 persen, menandakan kekuatan yang merata di antara perusahaan-perusahaan besar.

📖 Baca juga:
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Nasional, Target Hapus Kemiskinan Ekstrem 2026

Salah satu pendorong utama kenaikan IHSG adalah performa saham-saham sektor konstruksi dan properti, dimana PT Salim Ivomas Pratama menempati posisi teratas. SIMP, yang bergerak di bidang produksi material konstruksi, mencatat peningkatan harga saham yang signifikan berkat prospek order proyek infrastruktur pemerintah dan permintaan domestik yang kuat. Kenaikan harga saham tersebut turut memperkuat persepsi investor terhadap kesehatan sektor konstruksi secara keseluruhan.

Selain SIMP, sejumlah saham lain juga menunjukkan performa mengesankan pada sesi perdagangan tersebut, antara lain:

  • Danasupra Erapacific (DWFI) naik 34,00 persen
  • PP Presisi (PPRE) naik 26,73 persen
  • Bekasi Asri Pemula (BAPA) naik 21,05 persen
  • Citatah (CTTH) naik 13,41 persen

Data tersebut menegaskan bahwa pasar berada dalam fase akumulasi, dengan investor menargetkan saham-saham yang memiliki fundamental kuat serta potensi pertumbuhan jangka panjang. Dalam laporan RTI Business, tercatat bahwa pada pukul 09.15 WIB, IHSG berada pada level 7.618,05, menguat 1,57 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pada saat yang sama, volume transaksi mencapai 6,62 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 3,52 triliun, mengindikasikan likuiditas yang tinggi.

📖 Baca juga:
MSCI Indonesia Gantung Nasib Saham RI: Apa Dampak Reformasi Pasar Modal?

Berikut rangkuman singkat performa IHSG dan indeks terkait pada hari itu:

Indeks Kenaikan Level Penutupan
IHSG 2,14% 7.660,756
LQ45 2,34% 763,783
IDX30 1,58% 405,326
IDX80 1,78% 118,043

Selain pergerakan domestik, pasar saham Asia secara umum juga mengalami penguatan. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 2,30 persen, Hang Seng di Hong Kong naik 0,43 persen, SSE Composite di China naik 0,55 persen, dan Straits Times di Singapura naik 0,57 persen. Penguatan regional ini menambah optimism investor Indonesia dalam menambah eksposur pada saham-saham domestik.

Faktor eksternal yang turut memengaruhi pergerakan IHSG adalah nilai tukar rupiah yang sedikit melemah, tercatat pada Rp 17.127 per dolar AS, naik 22 poin (0,13 persen). Meskipun nilai tukar menguat sedikit, pasar tetap menguat karena ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang tetap positif, didukung oleh stimulus fiskal dan kebijakan moneter yang relatif stabil.

📖 Baca juga:
Dividen Jumbo BBRI Rp16,67 Triliun ke Danantara: Sinyal Positif bagi Pasar dan Dukungan Program Pemerintah

Dengan kinerja luar biasa PT Salim Ivomas Pratama, para analis memperkirakan bahwa saham tersebut dapat menjadi kandidat utama dalam watchlist investor yang mencari peluang pertumbuhan di sektor konstruksi. Selain SIMP, saham-saham lain seperti ZONE, WBSA, CITY, PPRE, KONI, dan PTRO juga direkomendasikan untuk dipantau, mengingat tren penguatan yang konsisten di antara mereka.

Kesimpulannya, pergerakan IHSG pada awal April 2026 mencerminkan sentimen bullish yang kuat, dipicu oleh kinerja unggulan saham-saham konstruksi termasuk PT Salim Ivomas Pratama. Dukungan aliran dana, prospek proyek infrastruktur, serta penguatan pasar regional menjadi faktor kunci yang mendorong indeks utama dan saham-saham individual bergerak naik secara signifikan. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan fundamental perusahaan dan kebijakan makroekonomi guna mengambil keputusan investasi yang lebih terinformasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *