Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 April 2026 | Setelah musim 2025/2026 dimulai dengan peran terbatas di Aston Villa, penyerang asal Belanda Donyell Malen menemukan tempatnya yang tepat di AS Roma. Kepindahannya pada Januari menjadi titik balik kariernya, mengubahnya dari pemain cadangan menjadi mesin gol utama Serie A.
Di bawah asuhan Gian Piero Gasperini, Roma menempati posisi empat teratas dengan 61 poin dari 34 laga, dan kontribusi Malen menjadi salah satu faktor penentu. Pada pekan 32, ia mencatatkan hattrick melawan Pisa, membantu tim menang 3-0. Hingga akhir musim, Malen mencetak 11 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak Roma pada kampanye ini.
Statistik Malen di Roma dapat dilihat pada tabel berikut:
| Kompetisi | Penampilan | Gol | Assist |
|---|---|---|---|
| Serie A | 18 | 11 | 3 |
| Coppa Italia | 4 | 2 | 1 |
| Europa League | 6 | 1 | 0 |
Performa impresifnya tidak hanya tercermin pada angka, melainkan juga pada momen-momen krusial. Gol penentu melawan Bologna pada pekan 30 dan kontribusi dalam kemenangan 2-0 melawan tim rival menegaskan peran vitalnya di lini serang.
Sebelum bergabung dengan Roma, Malen mencatatkan 10 gol dalam 46 penampilan untuk Aston Villa, namun hanya tujuh kali menjadi starter dan sembilan kali bermain lebih dari 45 menit. Keputusan Unai Emery untuk membatasi menit bermain Malen menjadi latar belakang mengapa pemain berusia 27 tahun itu mencari peluang lebih besar di luar Premier League.
Transfer ke Roma dilakukan dalam bentuk pinjaman dengan opsi beli senilai £21,6 juta. Menurut laporan internal, klausul tertentu dapat mengubah opsi menjadi kewajiban bila Roma memenuhi target tertentu—target yang kini tampaknya telah tercapai berkat kontribusi Malen.
Selain Malen, Roma menambah lima rekrutan baru pada musim ini: Wesley (dari Flamengo), Evan Ferguson (pinjaman dari Brighton), Robinio Vaz (mantan Marseille), serta Neil El Aynaoui. Namun, Malen menjadi sorotan utama, karena ia berhasil menyesuaikan diri dengan cepat dan menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan.
Keberhasilan Malen juga menimbulkan pertanyaan bagi Aston Villa. Ketiadaan striker yang dapat mengubah hasil pertandingan menambah beban pada skuat mereka, yang kini harus mencari pengganti atau mengoptimalkan opsi yang ada. Villa dikabarkan sedang mengincar Harry Wilson secara gratis pada musim panas mendatang, namun kehilangan Malen tetap menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya memberi peluang kepada pemain muda.
Di sisi lain, performa Malen menarik perhatian klub-klub Eropa lainnya. Meskipun tidak ada laporan resmi, rumor tentang minat klub Inggris, termasuk Manchester United, muncul di media. Namun, Roma tampaknya bertekad mempertahankan pemain kunci mereka menjelang putaran akhir liga.
Secara keseluruhan, kisah Donyell Malen tahun ini menggambarkan bagaimana keputusan transfer yang tepat dapat mengubah nasib seorang pemain. Dari keterbatasan menit di Premier League hingga menjadi pencetak gol terdepan di Serie A, Malen membuktikan bahwa peluang baru dapat memicu kebangkitan karier yang signifikan.
Dengan sisa beberapa pekan musim, Roma menargetkan tempat di zona Liga Champions, dan Malen diproyeksikan akan terus menambah kontribusinya. Bagi Aston Villa, kasus Malen menjadi contoh penting dalam manajemen skuad dan pentingnya memberikan kepercayaan kepada pemain yang menunjukkan potensi.











