BERITA

Gedung OT Digerebek Massa, Aksi Bela Al-Quran Imbas Promo Miras

×

Gedung OT Digerebek Massa, Aksi Bela Al-Quran Imbas Promo Miras

Share this article
Gedung OT Digerebek Massa, Aksi Bela Al-Quran Imbas Promo Miras
Gedung OT Digerebek Massa, Aksi Bela Al-Quran Imbas Promo Miras

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Agustus 2026 | Massa dari berbagai elemen organisasi masyarakat (ormas) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Orang Tua (OT) di Jakarta Barat. Aksi ini merupakan bentuk kecaman keras atas dugaan penistaan agama terkait hafalan Al-Qur’an yang berhadiah miras.

Massa yang hadir terdiri dari berbagai ormas, mulai dari FPI, FBR, Bang Japar, dan lainnya. Mereka memadati ruas jalan di depan Gedung OT dan melakukan orasi untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak OT.

📖 Baca juga:
Banjir Jakarta Terus Membuat Khawatir: 7 RT dan 1 Jalan Masih Tergenang

Aksi ini digelar setelah muncul ajakan untuk memboikot produk-produk Orang Tua di media sosial. Kontroversi bermula dari sebuah video yang memperlihatkan tantangan hafalan ayat suci Al-Qur’an di booth Newport dalam gelaran festival musik The Sounds Project beberapa hari lalu.

Massa menuntut agar OT meminta maaf atas insiden tersebut dan memastikan bahwa hal serupa tidak akan terjadi lagi di masa depan. Aksi ini berlangsung secara tertib dan damai, dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

📖 Baca juga:
Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakarta Barat, Satu Korban Tewas

Sebanyak 400 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan kawasan Gedung OT dan mengurai kemacetan lalu lintas yang timbul akibat aksi massa. Arus kendaraan roda empat, truk, hingga sepeda motor terpantau merayap padat, dengan kepadatan lalu lintas mengular hingga sekitar satu kilometer dari titik aksi.

Ketua Korwil Forum Betawi Rempug (FBR) Jakarta Barat, Mudjamil Saleh, mengungkapkan bahwa kehadiran ormasnya bertujuan untuk menuntut pertanggungjawaban serta meminta klarifikasi langsung dari pihak manajemen OT.

📖 Baca juga:
Pembegalan di Jakarta Barat: Fakta dan Tindakan

Dalam orasinya, Mudjamil menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelecehan ayat suci. “Hari ini FBR hadir untuk membela dan menjaga firman-firman Allah yang diturunkan kepada Baginda Rasulullah SAW. Tidak ada kata tawar-menawar untuk membela Al-Qur’an,” ujarnya.

Kesimpulan dari aksi ini adalah bahwa masyarakat tidak akan mentolerir penistaan agama dan akan terus memperjuangkan kesucian kitab suci Al-Qur’an. Aksi ini juga menunjukkan solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap isu-isu keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *