Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Agustus 2026 | Sarah Gibson tidak kuasa menahan tangis saat menjalani mediasi perceraian dengan Diska Resha. Proses tersebut membuatnya kembali mengingat pengalaman yang disebutnya sebagai trauma dalam rumah tangga, hingga kondisi emosionalnya kembali terguncang.
Setelah mediasi selesai, Sarah mengungkapkan perasaannya melalui media sosial. Ia mengatakan bahwa menceritakan kembali persoalan yang dialaminya bukan perkara mudah. Kondisi tersebut bahkan membuat Sarah menangis di tengah proses mediasi.
Sarah Gibson dan Diska Resha sebelumnya juga menjadi perhatian publik setelah rumah tangga keduanya diterpa isu dugaan perselingkuhan. Persoalan tersebut disebut-sebut menjadi bagian dari masalah yang membuat hubungan mereka semakin sulit dipertahankan.
Dugaan perselingkuhan yang mencuat lebih dari satu kali kemudian turut membuat kehidupan rumah tangga pasangan tersebut menjadi sorotan. Di tengah situasi itu, Sarah akhirnya mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan cerai terhadap Diska.
Keputusan Sarah Gibson untuk mengakhiri pernikahannya dengan Diska Resha tampaknya semakin teguh. Setelah mengikuti proses mediasi perceraian, Sarah justru mengaku kembali dihadapkan pada pengalaman traumatis yang membuat kondisi emosionalnya terguncang.
Alih-alih mempertimbangkan untuk kembali membangun rumah tangga, Sarah menegaskan bahwa dirinya sudah tidak ingin menjadi istri Diska Resha. Ia bahkan merasa kesal karena dalam proses mediasi masih diarahkan untuk membuka kemungkinan rujuk.
Gugatan cerai yang diajukan Sarah Gibson terhadap Diska Resha kini telah memasuki tahap mediasi. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses perceraian untuk mempertemukan kedua pihak dan mencari kemungkinan penyelesaian sebelum perkara dilanjutkan.
Namun, proses tersebut rupanya cukup berat bagi Sarah. Seusai menjalani mediasi, ia mengungkapkan kondisi emosionalnya melalui media sosial. Sarah mengatakan bahwa dirinya kembali teringat pada pengalaman yang membuatnya trauma ketika harus menceritakan persoalan rumah tangganya.
Sarah juga menyampaikan sikapnya terkait kemungkinan kembali bersama Diska. Ia mengaku sudah memiliki keputusan yang kuat untuk mengakhiri pernikahan dan tidak ingin kembali menjalani kehidupan sebagai istri Diska.
Kondisi emosional Sarah Gibson semakin berat ketika harus kembali mengingat dan menjelaskan pengalaman yang membuatnya terluka. Ia merasa bingung ketika mediator masih berusaha mendorongnya untuk mempertimbangkan rujuk.
Di akhir, Sarah Gibson menegaskan bahwa keputusannya untuk bercerai sudah dipikirkan dan bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Ia berharap proses perceraian dapat segera diselesaikan dan ia dapat melanjutkan hidupnya dengan tenang.









