Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 Agustus 2026 | Pasar Cisalak, salah satu pasar tradisional di Kota Depok, Jawa Barat, baru-baru ini mengalami penataan besar-besaran. Pemerintah Kota Depok melakukan penertiban terhadap ratusan lapak ilegal yang berdiri di atas fasilitas umum, saluran drainase, badan jalan, serta lahan yang masih bersengketa.
Penertiban ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik dan mengurangi kemacetan parah yang sering terjadi di sekitar pasar. Selain itu, penataan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pedagang dan pengunjung pasar.
Menurut Kasat Pol PP Kota Depok, Dede Hidayat, penertiban dilakukan setelah keberadaan lapak tersebut dikeluhkan masyarakat karena mengganggu akses jalan dan menutup saluran drainase. Sebelumnya, para pemilik lapak telah diberikan kesempatan untuk membongkar bangunannya secara mandiri, namun banyak yang tidak mematuhinya.
Para pedagang yang terkena dampak penertiban ini akan direlokasi ke dalam gedung pasar resmi yang lebih aman, higienis, dan terpisah dari jalan raya. Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan ratusan kios dan los di dalam Pasar Cisalak untuk relokasi pedagang.
Penataan Pasar Cisalak ini juga menyebabkan beberapa pedagang merasa kehilangan sumber pendapatan mereka. Sani, seorang pedagang makanan, mengaku bahwa suaminya sakit dan dia harus mencari nafkah dengan cara berjualan. Namun, dengan penertiban ini, Sani merasa bingung untuk menyambung hidupnya.
Wanria, pedagang kikil yang telah berjualan di Pasar Cisalak selama 15 tahun, juga merasa kehilangan karena lapak dagangannya telah dirobohkan. Wanria mengaku bahwa dia tidak tahu harus berjualan di mana lagi karena sudah terbiasa berjualan di Pasar Cisalak.
Penertiban Pasar Cisalak ini juga menyebabkan perubahan dalam pengelolaan parkir di kawasan tersebut. Pemerintah Kota Depok akan mengambil alih pengelolaan parkir dari pihak ketiga dan akan dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok.
Dalam penertiban ini, sebanyak 350 bangunan liar telah dibongkar. Lahan yang semula digunakan untuk berjualan kini akan digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Kesimpulan dari penataan Pasar Cisalak ini adalah bahwa pemerintah Kota Depok berusaha untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pedagang dan pengunjung pasar. Namun, perlu diingat bahwa penataan ini juga menyebabkan beberapa pedagang merasa kehilangan sumber pendapatan mereka.









