Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 11 Agustus 2026 | PSV Eindhoven, juara bertahan Eredivisie, hanya berhasil meraih hasil imbang 2-2 melawan Fortuna Sittard pada pertandingan pembuka musim 2026/2027. Pertandingan ini menimbulkan pertanyaan tentang nasib skema 3-4-3 yang digunakan oleh pelatih Peter Bosz.
Pada pertandingan tersebut, PSV Eindhoven unggul 2-1 berkat gol dari Ryan Flamingo dan Noah Fernandez, namun Fortuna Sittard berhasil menyamakan kedudukan melalui gol dari Édouard Michut pada injury time. Hasil ini membuat PSV Eindhoven harus puas dengan satu poin pada pertandingan pertama musim ini.
Skema 3-4-3 yang digunakan oleh PSV Eindhoven dipertanyakan karena kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pemain, terutama pada sepertiga lapangan sendiri. Pelatih Peter Bosz tetap mempertahankan skema ini dan menyatakan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut murni merupakan eror individu, bukan dampak dari sistem yang berubah.
PSV Eindhoven juga telah merekrut beberapa pemain baru, termasuk Kodai Sano dan Filip Kostic, yang diharapkan dapat membantu skema 3-4-3 berjalan dengan baik. Namun, kedua pemain tersebut belum dapat bermain pada pertandingan melawan Fortuna Sittard karena masalah administrasi.
Pertandingan ini juga menunjukkan bahwa PSV Eindhoven masih memiliki beberapa masalah yang perlu diatasi, terutama pada pertahanan. Dengan hasil ini, PSV Eindhoven harus bekerja keras untuk memperbaiki performa mereka dan mempertahankan gelar juara Eredivisie.
Peter Bosz, pelatih PSV Eindhoven, mengakui bahwa timnya masih memiliki beberapa masalah yang perlu diatasi. Namun, ia tetap optimis bahwa skema 3-4-3 dapat berjalan dengan baik jika pemain-pemainnya dapat memahami dan menguasai sistem tersebut.
Dengan hasil ini, PSV Eindhoven harus siap menghadapi tantangan-tantangan yang lebih berat pada musim ini. Mereka harus memperbaiki performa mereka dan memastikan bahwa skema 3-4-3 dapat berjalan dengan efektif jika ingin mempertahankan gelar juara Eredivisie.











