Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 08 Agustus 2026 | Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melelang 11 saham bursa yang belum dikeluarkan atau dibeli kembali oleh bursa pada 1 September 2026. Lelang ini dilakukan sesuai dengan ketentuan IV.2 Peraturan Bursa Nomor III-H tentang pelelangan dan pembelian kembali saham bursa dan ketentuan angka 13 Peraturan Bapepam Nomor III.A.11 tentang pelelangan saham bursa efek.
BEI menyebutkan bahwa terdapat 11 saham bursa yang belum dikeluarkan atau telah dibeli kembali oleh bursa dan hanya dapat dialihkan melalui pelelangan saham bursa yang akan dilelang. Pelelangan saham bursa dilaksanakan secara terbuka pada 1 September 2026.
Syarat dan tata cara menjadi peserta lelang adalah seperti yang diatur dalam ketentuan IV Peraturan Bursa Nomor III-H tentang pelelangan dan pembelian kembali saham bursa. Selain itu, setiap peserta lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi anggota bursa efek.
Perusahaan efek yang berminat untuk menjadi peserta lelang wajib mengajukan permohonan tertulis kepada bursa dengan melampirkan surat konfirmasi dari bursa untuk melakukan pembelian saham bursa, diajukan paling lambat 20 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB, disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia.
BEI mengingatkan bahwa pelelangan tidak akan dilaksanakan apabila hingga batas akhir pendaftaran tidak terdapat perusahaan efek yang mengajukan permohonan sebagai peserta lelang. Adapun, ketentuan itu sesuai dengan Peraturan Bursa Nomor III-H yang mengatur pelelangan saham bursa tidak diselenggarakan apabila tidak ada calon peserta lelang.
Sementara itu, PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) berhasil menempati posisi teratas dari daftar top gainers sepekan, setelah melesat hingga 71,21%. Saham CBPE meroket dari posisi Rp330 di pekan sebelumnya menjadi Rp565 pada penutupan pekan ini, dan mengemas kenaikan sebesar 235 poin.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali parkir di zona hijau, dengan tren penguatan selama sepekan, yakni 3-7 Agustus 2026. IHSG ditutup menguat ke posisi 6.409,654 naik 2,78% dibandingkan posisi pekan sebelumnya di 6.236,126.
Penguatan itu disertai dengan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) yang meningkat 2,64% menjadi Rp11.212 triliun dibandingkan pekan sebelumnya di posisi Rp10.923 triliun. Rata-rata volume transaksi harian BEI mencatatkan peningkatan tertinggi, yaitu sebesar 32,98% menjadi 39,95 miliar lembar saham dari 30,04 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
PT Pegadaian (Persero) angkat suara soal rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) mereka di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu menyusul pernyataan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang tengah menyiapkan gelombang IPO sejumlah BUMN di pasar modal RI.
Sekretaris Perusahaan Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka mengatakan, perusahaan menghormati setiap arahan yang disampaikan para pemangku kepentingan terkait pengembangan BUMN ke depan. Ia menyebut saat ini Pegadaian masih berfokus untuk memperkuat fundamental bisnis, melanjutkan transformasi perusahaan, hingga menciptakan nilai yang berkelanjutan.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) berpotensi melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut Dony, sejumlah perusahaan maupun holding BUMN seperti PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), dan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memiliki prospek yang baik untuk melantai di pasar modal.
Kesimpulan, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melelang 11 saham bursa yang belum dikeluarkan atau dibeli kembali oleh bursa pada 1 September 2026. Sementara itu, PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) berhasil menempati posisi teratas dari daftar top gainers sepekan, setelah melesat hingga 71,21%. IHSG kembali parkir di zona hijau, dengan tren penguatan selama sepekan, yakni 3-7 Agustus 2026. PT Pegadaian (Persero) angkat suara soal rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) mereka di Bursa Efek Indonesia (BEI).











