Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 08 Agustus 2026 | Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa pemerintah lebih memprioritaskan pengisian sejumlah posisi wakil menteri yang masih kosong.
Menurut Prasetyo, apabila nantinya terjadi perubahan dalam kabinet, langkah tersebut kemungkinan besar dilakukan untuk mengisi jabatan yang saat ini belum terisi, bukan melakukan perombakan besar-besaran.
Ia mencontohkan dua posisi yang masih kosong, yakni Wakil Menteri Pertanian setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), serta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang ditinggalkan Silmy Karim.
Prasetyo menyebut posisi Wakil Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Imipas menjadi dua jabatan yang saat ini menjadi perhatian pemerintah untuk segera diisi.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga mengatakan bahwa reshuffle kabinet merupakan ranah eksekutif dan belum ada keputusan maupun agenda dari Presiden untuk mengubah susunan kabinet.
Menurut Muzani, semua keputusan reshuffle atau tidak, siapa yang di-resuffle, semuanya itu adalah hak prerogatif Presiden.
Dengan demikian, pemerintah saat ini lebih fokus pada pengisian jabatan kosong daripada melakukan perombakan besar-besaran pada kabinet.
Kesimpulan dari pernyataan Istana dan Ketua MPR RI adalah bahwa belum ada rencana reshuffle kabinet dan pemerintah lebih memprioritaskan pengisian jabatan kosong.







