Ekonomi

IHSG Menguat, Saham BBRI dan BMRI Ramai Diburu Investor

×

IHSG Menguat, Saham BBRI dan BMRI Ramai Diburu Investor

Share this article
IHSG Menguat, Saham BBRI dan BMRI Ramai Diburu Investor
IHSG Menguat, Saham BBRI dan BMRI Ramai Diburu Investor

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 07 Agustus 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,37% ke 6.319 pada perdagangan hari ini, Selasa (4/8). Sebanyak 399 saham menguat, 224 saham terkoreksi, dan 170 saham tidak bergerak.

Saham-saham berkapitalisasi besar mendominasi daftar saham teraktif berdasarkan nilai transaksi pada perdagangan hari ini. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin dengan nilai transaksi mencapai Rp 892,39 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp 579,56 miliar.

📖 Baca juga:
Bursa Efek Indonesia Menghadapi Tantangan, Dari Libur Panjang Hingga Pelemahan Rupiah

Lalu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 518,47 miliar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp 512,01 miliar, dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) Rp 331,34 miliar. Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 12,96 triliun dengan volume 33,49 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,12 juta kali.

Adapun kapitalisasi pasar IHSG hingga sore ini Rp 11.054 triliun. Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, sembilan sektor terpantau naik. Sektor yang mencatat kenaikan terbesar yakni properti yang naik 2,72%. Adapun saham yang berada di zona hijau yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) naik 3,23% ke Rp 6.400.

Di sisi lain, bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Nikkei naik 0,32% dan Shanghai Composite tumbuh 0,33%. Sebaliknya Hang Seng tergelincir 0,60% dan Straits Times turun 0,029 poin.

📖 Baca juga:
CDIA Catat Lonjakan Laba 285% di 2025, Perkembangan Besar di Tengah Kebangkitan Big Caps Indonesia

IHSG juga ditutup melemah ke level 6.226 pada perdagangan sebelumnya. Sebanyak 323 saham menguat, 294 saham terkoreksi, dan 169 saham lainnya tidak bergerak. Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 7,68 triliun dengan volume 23,09 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,39 juta kali.

Adapun kapitalisasi pasar IHSG di sesi pertama hari ini sebesar Rp 10.927 triliun. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih dengan total net foreign sell sebesar Rp 363,53 miliar. Secara terperinci, hingga penutupan perdagangan saham sesi pertama hari ini, foreign buy tercatat Rp 1,68 triliun dan foreign sell sebesar Rp 2,04 triliun.

Terpantau saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) paling banyak “dibuang” asing dengan nilai transaksi Rp 72,81 miliar. Lalu disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 68,94 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 57,56 miliar.

📖 Baca juga:
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Waspadai Profit Taking

Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, lima sektor tersungkur di zona merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni teknologi yang turun 1,33%. Salah satu saham sektor ini yang berada di zona merah yakni PT DCI Indonesia Tbk (DCII), yang tergelincir 4,35% ke Rp 183.025.

Bursa saham Asia mayoritas didominasi di zona merah. Indeks Nikkei turun 1,07%, Shanghai Composite terkoreksi 0,66%, dan Straits Times turun 0,24%. Sebaliknya Hang Seng naik 0,05%.

Kesimpulan, IHSG menguat pada perdagangan hari ini dengan didukung oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Namun, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih dengan total net foreign sell sebesar Rp 363,53 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *