Uncategorized

Krisis Kepemimpinan FIFA Memburuk: Luís Figo Desak Infantino Mundur

×

Krisis Kepemimpinan FIFA Memburuk: Luís Figo Desak Infantino Mundur

Share this article

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 06 Agustus 2026 | Krisis kepemimpinan FIFA semakin memburuk setelah Presiden Gianni Infantino menghadapi tekanan besar untuk mundur dari jabatannya. Tekanan ini datang dari berbagai pihak, termasuk legenda sepak bola Portugal, Luís Figo, yang menyerukan Infantino untuk mengundurkan diri.

Figo, yang dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya, menyatakan bahwa Infantino telah ‘merusak’ jabatan presiden FIFA dan tidak lagi memiliki kepercayaan dari komunitas sepak bola. Ia menuduh Infantino melakukan tindakan yang ‘paling rendah, licik, dan berorientasi pada kepentingan pribadi’ yang pernah ia lihat.

📖 Baca juga:
Grêmio Berharap untuk Membalikkan Keadaan Setelah Derrota Menyerahkan gelar

Kontroversi ini bermula dari rencana Infantino untuk menjual saham di kompetisi Piala Dunia kepada investor swasta, yang ditentang oleh banyak pihak, termasuk UEFA dan asosiasi sepak bola lainnya. Rencana ini akhirnya dibatalkan, tetapi tekanan pada Infantino terus meningkat.

Asosiasi liga sepak bola Eropa juga menyerukan reformasi tata kelola FIFA, menuduh organisasi tersebut memiliki masalah serius dalam pengambilan keputusan dan prioritas. Mereka menolak untuk mendukung rencana ekspansi Piala Dunia menjadi 64 tim dan menuntut perubahan besar dalam struktur kepemimpinan FIFA.

Sementara itu, Newcastle United baru saja mengangkat Matthias Jaissle sebagai pelatih kepala mereka, menggantikan Eddie Howe. Jaissle memiliki pengalaman sukses di Saudi Arabia dan sebelumnya melatih Red Bull Salzburg, membawa tim tersebut ke babak gugur Liga Champions UEFA untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

📖 Baca juga:
Pep Guardiola Tutup Era Manchester City dengan Kekalahan Menyerahkan Tiket Liga Champions untuk Aston Villa

Dalam beberapa hari terakhir, tekanan pada Infantino terus meningkat, dengan banyak tokoh sepak bola dan organisasi menyerukan agar ia mundur. Pertanyaan tentang masa depan kepemimpinannya di FIFA semakin hangat dibicarakan, terutama menjelang pemilihan presiden FIFA pada Maret mendatang.

Aston Villa, yang baru saja memenangkan UEFA Europa League, sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Paris Saint-Germain dalam pertandingan Supercopa Eropa. Mereka akan menghadapi Bayern Munchen dalam pertandingan persahabatan sebelumnya, sebagai bagian dari persiapan mereka untuk musim baru.

FC Bayern Munchen sendiri memiliki ambisi besar untuk memenangkan Liga Champions UEFA, setelah dua musim terakhir mereka mendominasi Bundesliga. Pertandingan melawan Aston Villa akan menjadi tes penting bagi mereka dalam mempersiapkan diri untuk kompetisi yang lebih besar.

📖 Baca juga:
Pertandingan Bola Hari Ini: Persib Bandung vs PSM Makassar dan Berita Liga Inggris

Dalam beberapa minggu terakhir, dunia sepak bola dihebohkan oleh berbagai kontroversi dan persaingan sengit, baik di dalam maupun di luar lapangan. Krisis kepemimpinan FIFA, persiapan tim-tim besar untuk musim baru, dan pertandingan persahabatan yang mempertemukan klub-klub ternama, semua menjadi bagian dari dinamika sepak bola global yang terus berubah dan berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *