Kriminal

Petugas Damkar dan Ambulans Sleman Dijebak DC Pinjol, Bupati Prihatin dan Polisi Selidiki Kasus

×

Petugas Damkar dan Ambulans Sleman Dijebak DC Pinjol, Bupati Prihatin dan Polisi Selidiki Kasus

Share this article
Petugas Damkar dan Ambulans Sleman Dijebak DC Pinjol, Bupati Prihatin dan Polisi Selidiki Kasus
Petugas Damkar dan Ambulans Sleman Dijebak DC Pinjol, Bupati Prihatin dan Polisi Selidiki Kasus

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 April 2026 | Rangkaian kejadian aneh menimpa layanan darurat di Kabupaten Sleman pada Rabu, 22 April 2026. Sebuah panggilan fiktif yang ternyata berasal dari debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) memerangkap driver ambulans dan petugas pemadam kebakaran (damkar) dalam upaya menagih utang debitur. Insiden ini menguak modus penipuan online yang menargetkan lembaga layanan publik, menimbulkan keprihatinan Bupati Harda Kiswaya serta memicu penyelidikan intensif oleh kepolisian setempat.

Menurut keterangan saksi, driver ambulans bernama Muklis menerima permintaan untuk menjemput seorang pasien dan membawanya ke rumah sakit. Sementara petugas damkar, yang mengaku bernama Ikhsan, mendapat laporan darurat evakuasi ular di sebuah indekos di Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman. Kedua tim tiba di lokasi, namun tidak menemukan pasien maupun ular. Setelah menghubungi kembali nomor yang mengirimkan permintaan, pelaku mengakui dirinya sebagai perwakilan DC pinjol dan langsung memerintahkan mereka untuk menagih utang kepada seorang debitur di daerah tersebut.

📖 Baca juga:
Geger! Mahasiswa Jepara Ternyata Tewas Karena Keracunan Karbon Monoksida di Mobil Terparkir Lama di Sleman
  • Ambulans: diminta mengantar pasien, namun pasien sudah pindah tiga tahun lalu.
  • Damkar: diminta evakuasi ular, namun tidak ada ular di lokasi.
  • Setelah klarifikasi, pelaku menuntut penagihan utang secara langsung.

Kejadian serupa ternyata tidak terisolasi. Pada hari yang sama, layanan sedot WC di Sleman juga menjadi korban order fiktif yang diduga berasal dari DC pinjol. Polresta Sleman, melalui Kapolresta Kombes Pol Adhitya Panji Anom, mengonfirmasi bahwa nomor telepon yang digunakan dalam penipuan tersebut terdeteksi berada di Sumatera Utara. Penyidikan lebih lanjut sedang berlangsung, namun hingga kini belum ada pihak yang diamankan.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyatakan keprihatinannya secara terbuka. “Ya tentu kita kan ditipu ya, cukup prihatin. Mudah‑mudahan tidak terulang lagi,” ujarnya saat ditemui di Kampung Mrican, Jumat (24/4). Harda menambahkan bahwa pemerintah daerah akan memperbaiki sistem call center damkar untuk meminimalisir laporan fiktif dan meningkatkan kemampuan deteksi penipuan. Ia juga berharap aparat kepolisian dapat menangkap pelaku secepatnya.

Polisi Polda DIY, melalui Dirreskrimum Kombes Pol Idham Mahdi, menegaskan bahwa kasus ini masuk kategori penipuan online. “Modus penipuan online, namun belum ada korban yang dirugikan secara materiil,” jelas Idham. Satreskrim Polresta Sleman telah mengumpulkan keterangan dari driver ambulans, petugas damkar, serta saksi lain. Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menambahkan bahwa nomor telepon pelaku sudah diperoleh dan sedang ditelusuri secara digital.

Dalam upaya menanggulangi modus serupa, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi legalitas perusahaan pinjol melalui OJK dan melaporkan setiap panggilan mencurigakan ke 110. Mereka juga menekankan pentingnya edukasi literasi keuangan guna mencegah masyarakat menjadi sasaran penagih utang ilegal.

Selain penegakan hukum, layanan darurat di Sleman berupaya meningkatkan prosedur internal. Perwakilan Ambulans MER‑C Yogyakarta, Aziz Apri, menegaskan bahwa petugas mereka menolak untuk terlibat dalam penagihan utang dan menekankan peran layanan kesehatan yang harus tetap netral. Petugas damkar pun menyatakan, “Utang bukan urusan kami, kami dari damkar,” menolak permintaan tidak sah.

Kasus ini menyoroti celah keamanan dalam sistem panggilan darurat yang dapat dimanfaatkan oleh oknum penipu. Upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, kepolisian, dan penyedia layanan darurat menjadi kunci utama untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

Kesimpulannya, kejadian DC pinjol yang menjebak ambulans dan damkar Sleman menjadi contoh nyata ancaman penipuan online yang merambah sektor layanan publik. Dengan dukungan Bupati, polisi, dan perbaikan sistem internal, diharapkan pelaku dapat diidentifikasi, ditangkap, dan mekanisme pencegahan dapat diperkuat demi keamanan warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *