Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 05 Agustus 2026 | Isu pergantian Kapolri kembali mencuat ke permukaan. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyatakan bahwa pemerintah belum akan mengganti posisi Kapolri dalam waktu dekat. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto masih mempertahankan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri karena kinerjanya yang secara umum bagus.
Sahroni mengakui bahwa isu pergantian Kapolri belakangan berembus kencang. Namun, menurut dia, isu ini merupakan hal yang wajar, mengingat Listyo telah menjabat sebagai Kapolri selama lima tahun. "Kinerja Kapolri bagus kok. Cuman kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan embusannya kencang, wajar kan beliau sudah lima tahun, gitu. Karena lama orang ada yang gak suka, ya mak… apa, ya dimaklumin aja," kata Sahroni.
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto juga menyatakan bahwa pergantian Kapolri bergantung kepada keputusan Presiden Prabowo Subianto. "Jabatan di dunia pasti akan diganti, tidak ada yang tidak diganti. Tinggal waktunya tergantung Pak Presiden," kata Aris.
Sementara itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) juga mengingatkan masyarakat agar semakin waspada terhadap kejahatan love scamming berbasis digital yang terus memakan korban. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Eddizon Izir melalui Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudho Wisnu Andiko menyatakan bahwa hingga 9 April tercatat sebanyak 548.093 kasus love scamming.
Dalam beberapa bulan terakhir, Polri telah menangkap beberapa pelaku love scamming dan mengembalikan uang korban. Namun, kasus love scamming terus meningkat, dan Polri terus meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak terjebak dalam kejahatan ini.
Menurut Trunoyudho, sebagian besar korban yang akhirnya melapor ternyata bukan pertama kali menjadi korban. Banyak di antaranya telah berulang kali mengalami penipuan serupa. Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak memiliki kewenangan untuk langsung menutup atau take down akun pelaku love scamming. Kewenangan tersebut berada di tangan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Dalam menghadapi kejahatan love scamming, Polri terus berkolaborasi dengan stakeholder terkait, termasuk Kominfo, untuk memberantas kejahatan ini. Polri juga terus mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak terjebak dalam kejahatan love scamming.
Kesimpulan, pergantian Kapolri belum terjadi, dan Presiden Prabowo Subianto masih mempertahankan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Sementara itu, Polri terus menghadapi kejahatan love scamming dan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati.











