Internasional

Benjamin Netanyahu Bertemu Donald Trump untuk Bahas Perang Iran

×

Benjamin Netanyahu Bertemu Donald Trump untuk Bahas Perang Iran

Share this article
Benjamin Netanyahu Bertemu Donald Trump untuk Bahas Perang Iran
Benjamin Netanyahu Bertemu Donald Trump untuk Bahas Perang Iran

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 Juli 2026 | Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat. Pertemuan ini menjadi pertemuan tatap muka pertama antara Trump dan Netanyahu sejak perang Iran dimulai.

Netanyahu tiba di Gedung Putih pukul 10.57 waktu setempat. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa mereka diperkirakan akan membahas perang di Iran. Selain itu, mereka juga akan membahas perihal kemajuan negosiasi dengan Lebanon dan upaya untuk memperluas Kesepakatan Abraham.

📖 Baca juga:
Deretan Negara Beralih Impor Energi ke AS Usai Konflik Mematikan di Selat Hormuz

Pertemuan ini adalah yang kedelapan antara para pemimpin sejak Trump kembali menjabat pada awal tahun 2025. Netanyahu sebelumnya mengatakan bahwa mereka akan membahas semua isu dalam agenda, pertama dan terutama Iran. Tujuan mereka adalah untuk menjaga keamanan dan memperluas lingkaran perdamaian di sekitar mereka.

Setibanya di Washington, Netanyahu dijadwalkan menghadiri makan malam peringatan pribadi untuk menghormati mendiang senator Lindsey Graham. Ia juga dijadwalkan untuk menghadiri upacara peringatan untuk Graham pada sore harinya.

📖 Baca juga:
Krisis Imigran Laos di Oregon dan Kebangkitan Timnas U-17 Laos di Piala AFF: Dua Sisi Dinamika Negara Kecil di Panggung Global

Perang Iran telah menyebabkan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Amerika Serikat telah melancarkan beberapa serangan udara terhadap target Iran, sementara Iran telah melancarkan serangan balasan terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

Pertemuan antara Trump dan Netanyahu diharapkan dapat membantu menyelesaikan konflik ini dan meningkatkan keamanan di kawasan Timur Tengah.

📖 Baca juga:
AS dan Iran Terjebak dalam Kebuntuan Diplomatik, Masing-Masing Enggan Mengalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *