Otomotif

Polisi Ungkap Kepemilikan Alphard yang Viral Usai Terobos Lampu Merah Bundaran HI

×

Polisi Ungkap Kepemilikan Alphard yang Viral Usai Terobos Lampu Merah Bundaran HI

Share this article
Polisi Ungkap Kepemilikan Alphard yang Viral Usai Terobos Lampu Merah Bundaran HI
Polisi Ungkap Kepemilikan Alphard yang Viral Usai Terobos Lampu Merah Bundaran HI

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 28 Juli 2026 | Polisi Ungkap Kepemilikan Alphard yang Viral Usai Terobos Lampu Merah Bundaran HI. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan mobil Toyota Alphard yang viral usai menerobos zebra cross di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat bukanlah milik anggota kepolisian. Mobil mewah tersebut ternyata merupakan kendaraan pinjaman dari seorang warga sipil.

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani menuturkan anggota Polri yang sempat terlibat cekcok dengan petugas keamanan di lokasi kejadian itu hanya meminjam mobil tersebut dari rekannya berinisial DD alias A.

📖 Baca juga:
Pajak Kendaraan Bermotor Jadi Fokus Pemerintah untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah

Pemilik kendaraan saat ini diminta segera melakukan proses balik nama dan memenuhi kewajiban pajak. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengatakan klarifikasi terhadap pengemudi dilakukan di kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya pada Jumat malam.

Berdasarkan hasil investigasi, Toyota Alphard hitam yang dikendarai Brigadir RPW memiliki nomor registrasi asli B 97 ELI. Kendaraan tersebut tercatat atas nama E, yang beralamat di Kota Tangerang, Banten.

Sementara pelat nomor yang terpasang saat kejadian, yakni D 1828 XHQ, diketahui merupakan nomor registrasi milik kendaraan lain, yakni Daihatsu Grand Max warna silver metalik atas nama DR yang terdaftar di Kabupaten Bandung Barat.

Di lain hal, Atta Halilintar kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan karena konten YouTube maupun bisnis yang dijalankannya, melainkan unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya yang sukses membuat banyak pengikut penasaran.

📖 Baca juga:
Toyota Calya 2026 Resmi Update: MPV Murah dengan Desain Baru, Irit BBM, dan Fitur Lengkap

Dalam video reels tersebut, Atta tampil stylish mengendarai sebuah motor listrik berdesain klasik. Kendaraan yang digunakannya belakangan diketahui merupakan salah satu lini kendaraan listrik dari brand lokal, GODA Indonesia.

Tak hanya penampilannya yang menjadi sorotan, video itu juga menyimpan petunjuk menarik. Di penghujung tayangan, Atta memberikan isyarat bahwa dirinya tengah memulai perjalanan baru bersama GODA Indonesia.

Unggahan tersebut sekaligus mengonfirmasi perannya sebagai brand ambassador kendaraan listrik tersebut. Spekulasi warganet pun semakin menguat karena dalam beberapa hari terakhir akun Instagram @godaindonesia lebih dulu ramai diperbincangkan.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih mengkaji penyesuaian tarif premi asuransi kendaraan listrik. Perbedaan karakteristik mobil listrik dan kendaraan konvensional menjadi poin utama pertimbangannya.

📖 Baca juga:
Pajak Mobil Listrik 2026: Instruksi Pembebasan, Tanggapan DKI, dan Dampaknya pada Industri Otomotif Indonesia

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (KE PPDP) OJK Ogi Prastomiyono menerangkan, OJK masih menunda penyesuaian tarif premi asuransi kendaraan, termasuk mobil listrik. Kajian masih dilakukan secara menyeluruh untuk menentukan angka yang tepat.

Dalam beberapa kasus, premi asuransi kendaraan listrik cenderung lebih tinggi dibandingkan kendaraan konvensional, dengan kisaran sekitar 20 persen lebih tinggi. Perbedaan tersebut terutama dipengaruhi oleh karakteristik risiko kendaraan listrik, termasuk biaya perbaikan, harga komponen utama seperti baterai, serta kebutuhan penanganan khusus dalam proses perbaikan dan klaim.

Demikianlah beberapa kasus yang terkait dengan kendaraan listrik dan asuransinya. Dalam beberapa tahun terakhir, kendaraan listrik telah menjadi salah satu pilihan yang populer di kalangan masyarakat, terutama karena kelebihannya dalam hal lingkungan dan biaya operasional.

Namun, masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kendaraan listrik, termasuk biaya awal, biaya perawatan, dan ketersediaan infrastruktur pendukung. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari dan memahami semua aspek sebelum membuat keputusan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *