OLAHRAGA

Bojan Hodak Soroti Pengaruh Pilates pada Kebangkitan Ramon Tanque di Persib Bandung

×

Bojan Hodak Soroti Pengaruh Pilates pada Kebangkitan Ramon Tanque di Persib Bandung

Share this article
Bojan Hodak Soroti Pengaruh Pilates pada Kebangkitan Ramon Tanque di Persib Bandung
Bojan Hodak Soroti Pengaruh Pilates pada Kebangkitan Ramon Tanque di Persib Bandung

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 April 2026 | Persib Bandung kembali menjadi sorotan publik setelah penyerang asal Brasil, Ramon Tanque, menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa laga terakhir Super League 2025/2026. Tanque, yang sebelumnya sempat mengalami kesulitan mencetak gol, kini berhasil mencetak delapan gol dalam 23 penampilan, termasuk brace melawan Semen Padang pada pekan ke-26 dan gol penentu kemenangan 3-2 atas Bali United pada pekan ke-27.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kebiasaan baru Tanque di luar sesi latihan tim resmi. Pemain muda berusia 24 tahun ini menambahkan program latihan Pilates ke dalam rutinitasnya. Pilates, sebuah metode latihan fisik yang menekankan penguatan otot inti, kelenturan, serta keseimbangan, diyakini memberikan dampak positif pada stabilitas tubuh dan kemampuan eksplosif di lapangan. Tanque secara rutin menjalani sesi Pilates bersama pelatih khusus yang berpengalaman, dan aktivitas tersebut sering dibagikan di media sosialnya.

📖 Baca juga:
Sonny Stevens Cetak Sejarah, Penampilan ke-100 Bersama Dewa United di Laga Persib

Saat ditanya tentang pengaruh Pilates terhadap performa barunya, pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa yang terpenting baginya adalah kontribusi pemain di lapangan, terutama dalam mencetak gol. “Saya tidak terlalu mempermasalahkan apa yang pemain lakukan di luar latihan tim, asalkan itu memberikan dampak positif bagi tim. Jika Pilates membantu Ramon mencetak gol, maka saya mendukungnya sepenuhnya,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan melawan Bali United.

Hodak menambahkan, “Saya tidak tahu apakah itu karena pelenturan, pilates, atau aktivitas lain seperti tenis meja. Yang penting adalah Ramon dapat menjadi predator di kotak penalti lawan dan membantu tim meraih tiga poin.” Pernyataan tersebut mencerminkan kebijakan pelatih yang memberi kebebasan kepada pemain untuk mengeksplorasi metode kebugaran tambahan, asalkan hasilnya terlihat pada performa pertandingan.

Statistik terbaru menunjukkan peningkatan signifikan pada produktivitas Tanque. Sebelumnya, pemain asal Brasil itu memerlukan 12 pertandingan untuk mencetak gol pertamanya bersama Persib. Namun, dalam enam laga terakhir, ia berhasil mencetak tiga gol, termasuk dua gol dalam satu pertandingan melawan Semen Padang. Perubahan ini datang tepat ketika penyerang asal Perancis, Andrew Jung, absen karena cedera, sehingga Tanque menjadi pilihan utama di lini depan Maung Bandung.

Analisis taktik tim mengungkap bahwa kehadiran Tanque yang lebih tajam memberi fleksibilitas bagi pelatih untuk mengubah formasi. Dengan kemampuan menembus pertahanan lawan secara cepat dan mengeksekusi finishing yang akurat, Tanque menjadi opsi utama dalam serangan balik serta serangan terorganisir. Selain itu, peningkatan kebugaran inti tubuhnya berkat Pilates membantu ia mempertahankan keseimbangan saat bersaing melawan bek lawan yang kuat.

📖 Baca juga:
Persib Tetap Puncak Super League Meski Persija dan Borneo Menang, Bojan Hodak Tegaskan Juara Belum Ditentukan

Keberhasilan tim tidak hanya bergantung pada Tanque. Pada laga melawan Bali United, Persib membuka skor lewat gol Ramon pada menit ke-29, diikuti oleh gol Luciano Guaycochea pada menit ke-55. Meskipun tim harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-65 setelah Patricio Matricardi menerima kartu merah, Persib tetap berhasil mengamankan tiga poin berkat gol penutup Federico Barba pada menit ke-87. Hodak menilai bahwa meski tim kebobolan dua gol pertama di GBLA, kemampuan mental pemain untuk tetap fokus menjadi kunci kemenangan.

Dalam konteks kompetisi, kemenangan ini menempatkan Persib pada puncak klasemen Super League dengan selisih empat poin dari Borneo FC Samarinda. Konsistensi hasil positif di sisa tujuh laga musim ini menjadi faktor penting bagi persiapan menghadapi babak penutup dan potensi masuk ke putaran final.

Para pengamat sepak bola menilai bahwa integrasi latihan tambahan seperti Pilates dapat menjadi tren baru dalam dunia sepak bola Indonesia. Dengan menekankan pada kebugaran fungsional, pemain dapat meningkatkan daya tahan, mengurangi risiko cedera, serta memperbaiki performa teknik. Pendekatan ini sejalan dengan praktik klub-klub Eropa yang telah mengadopsi program kebugaran terintegrasi selama beberapa dekade.

Namun, Bojan Hodak tetap menekankan bahwa prioritas utama tetap pada hasil pertandingan. “Kami tetap mengutamakan taktik, kerja sama tim, dan disiplin. Latihan tambahan hanyalah pelengkap. Selama pemain memberikan kontribusi nyata di lapangan, kami akan terus mendukung inovasi kebugaran mereka,” tuturnya.

📖 Baca juga:
Drama Super League 2025/2026: Persib Bandung Tantang Dewa United Tanpa Penonton di Banten

Ke depan, Ramon Tanque diprediksi akan menjadi andalan utama Persib dalam menyelesaikan sisa musim. Dengan dukungan pelatih yang memberi kebebasan dalam pengembangan pribadi serta kepercayaan penuh dari manajemen klub, Tanque memiliki peluang besar untuk menambah catatan golnya dan membantu Persib mengamankan gelar juara.

Secara keseluruhan, kebangkitan Ramon Tanque menjadi contoh konkret bagaimana pendekatan kebugaran inovatif dapat berkontribusi pada peningkatan performa individu dan tim. Sikap terbuka Bojan Hodak terhadap metode latihan tambahan menegaskan bahwa dalam dunia sepak bola modern, fleksibilitas dan adaptasi menjadi kunci keberhasilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *