Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Juli 2026 | Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina, Claudio Tapia, akhirnya membuka suara tentang kontroversi yang melanda tim nasional Argentina setelah kekalahan dari Spanyol di Piala Dunia 2026. Tapia menyerukan agar penggemar sepak bola tidak percaya pada teori konspirasi yang beredar dan menerima kekalahan dengan sportif.
Tapia juga mengakui bahwa Spanyol pantas memenangkan gelar Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa Argentina harus menerima kekalahan dengan bangga dan tidak terjebak dalam teori konspirasi yang tidak berdasar.
Sementara itu, di Argentina, aksi unjuk rasa memprotes kebijakan penghematan anggaran yang diterapkan Presiden Javier Milei kembali memanas. Ribuan orang memadati jalan-jalan di Buenos Aires untuk menolak kebijakan yang dianggap merugikan rakyat.
Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina juga membantah laporan yang menyatakan bahwa ia dan bendahara asosiasi, Pablo Toviggino, ditahan dan diperiksa oleh otoritas Amerika Serikat setelah Piala Dunia 2026. Tapia menegaskan bahwa laporan tersebut adalah bohong dan tidak berdasar.
Investigasi yang dilakukan oleh otoritas Amerika Serikat terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina terkait dengan dugaan pencucian uang dan penipuan masih berlangsung. Namun, Tapia menegaskan bahwa asosiasi akan bekerja sama penuh dengan otoritas untuk memastikan kebersihan dan transparansi dalam pengelolaan keuangan.
Di akhir, Tapia menyerukan agar penggemar sepak bola Argentina tetap bersatu dan mendukung tim nasional, serta tidak terjebak dalam kontroversi yang tidak berdasar. Ia juga berharap bahwa aksi unjuk rasa yang terjadi di Argentina dapat segera mereda dan rakyat dapat menikmati kembali pertandingan sepak bola dengan damai.











