Pendidikan

Presiden Prabowo Lantik Gubernur Universitas Republik Indonesia, Apa Bedanya dengan IPDN?

×

Presiden Prabowo Lantik Gubernur Universitas Republik Indonesia, Apa Bedanya dengan IPDN?

Share this article
Presiden Prabowo Lantik Gubernur Universitas Republik Indonesia, Apa Bedanya dengan IPDN?
Presiden Prabowo Lantik Gubernur Universitas Republik Indonesia, Apa Bedanya dengan IPDN?

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik Marsekal TNI Purnawirawan Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pelantikan ini menandai dibentuknya Universitas Republik Indonesia yang akan fokus pada pendidikan kepemimpinan nasional untuk mencetak calon pejabat pemerintahan yang nasionalis, berintegritas, dan memiliki keahlian manajerial mumpuni.

Donny Ermawan menjelaskan bahwa URI akan berbeda dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). URI akan lebih fokus pada pendidikan managerial skill dan pendidikan kepemimpinan nasional, sedangkan IPDN lebih fokus pada pendidikan bagi calon pejabat pemerintahan daerah.

📖 Baca juga:
Kelulusan 2026: Dari Rekor 99,6% di Jambi hingga Aksi GraduAction di Jatim, Tantangan dan Inovasi Pendidikan Indonesia

Donny juga menjelaskan bahwa URI akan memiliki pengajar profesional dari dalam dan luar negeri, serta dosen dari universitas lainnya. Pendidikan di URI akan dilengkapi dengan wawasan kebangsaan, cinta kepada tanah air, patriotisme, karakter integritas yang tinggi, serta kejujuran.

DPR RI telah mengingatkan pemerintah agar URI tidak tumpang tindih dengan perguruan tinggi nasional (PTN) lainnya. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani juga mengatakan bahwa Komisi X belum pernah membahas pembentukan URI dan belum menerima penjelasan resmi mengenai dasar hukum, tugas, fungsi, maupun anggaran URI.

📖 Baca juga:
Dana Bantuan Pendidikan: PIP dan Penyalurannya

Donny Ermawan masih menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) karena terdapat keterkaitan antara tugas di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan URI. Pembentukan URI merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam rangka mencetak pemimpin masa depan.

Presiden Prabowo Subianto ingin mendirikan 10 URI di seluruh Indonesia untuk mencetak calon pejabat pemerintahan yang nasionalis, berintegritas, dan memiliki keahlian manajerial mumpuni. Dengan demikian, URI diharapkan dapat menjadi lembaga pendidikan kepemimpinan nasional yang unggul dan dapat mencetak pemimpin masa depan yang berkualitas.

📖 Baca juga:
SPMB Banten 2026: Sosialisasi Transparan di SMAN 23 Tangerang dan Dampaknya pada Ekonomi Lokal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *