Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Juli 2026 | IHSG masih dibuka menguat pagi ini, melanjutkan tren kenaikan selama 9 hari perdagangan terakhir. IHSG masih bergerak pada zona hijau di atas 6.300-an. Berdasarkan data RTI, Selasa (21/7/2026), pukul 09.05 WIB IHSG berada di level 6.391 atau menguat 51,18 poin (0,81%).
Pada pembukaan perdagangan, IHSG bertengger di zona hijau 6.366. IHSG bergerak pada rentang terendah 6.360 hingga tertinggi 6.391. Nilai transaksi indeks pada perdagangan pagi ini mencapai Rp 1,37 triliun dengan melibatkan 3,22 miliar lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 217.446 kali.
Dari jumlah transaksi itu, sebanyak 319 saham menguat, 128 saham melemah, dan 231 saham stagnan. Berkat itu selain secara harian, IHSG menguat 5,68% secara mingguan. Kemudian, IHSG juga berhasil menguat secara bulanan sebesar 8,52%. Meski indeks saham Garuda ini tercatat masih melemah 14,86% secara tiga bulanan dan melemah 25,21% secara enam bulanan.
IHSG juga minus 7,55% secara tahunan. Sementara itu, FORU siapkan rights issue Rp 27,1 triliun. BREN memperoleh tambahan pendanaan melalui anak usahanya di Singapura, Star Energy Group Holdings Pte. Ltd. (SEGHPL). Perseroan menandatangani fasilitas pinjaman berjangka senilai hingga US$300 juta atau sekitar Rp5,37 triliun dari Bangkok Bank Public Company Limited pada 17 Juli 2026.
Pendanaan tersebut terbagi menjadi dua fasilitas. Fasilitas A sebesar US$105 juta akan digunakan untuk mendukung tahap prakonstruksi proyek panas bumi Suoh Sekincau di Sumatera. Sementara Fasilitas B senilai US$195 juta dialokasikan sebagai penyertaan modal pembangunan proyek Suoh Sekincau sebesar US$105 juta dan proyek Hamiding di Maluku sebesar US$90 juta.
Kedua fasilitas memiliki tenor hingga 60 bulan sejak penarikan pertama. Nilai fasilitas ini setara sekitar 33,95% dari ekuitas BREN berdasarkan laporan keuangan FY2025, sehingga masuk kategori transaksi material. Hingga kuartal I-2026, rasio utang terhadap ekuitas (DER) perseroan berada di level 3,21 kali, turun dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar 3,38 kali.
Penarikan pinjaman akan dilakukan secara bertahap hingga Agustus 2026 untuk Fasilitas A dan Desember 2027 untuk Fasilitas B. AGAR mengungkapkan adanya rencana pengambilalihan saham yang dapat mengubah struktur pengendali perseroan. Suprajitno Sutomo telah menyampaikan Letter of Intent (LoI) pada 16 Juli 2026 untuk mengakuisisi 450 juta saham milik PT Indo Kreasi Pratama.
Selain transaksi tersebut, calon pengendali juga berencana membeli sedikitnya 60 juta saham dari pemegang saham lainnya. Jika seluruh proses terlaksana, kepemilikan yang diperoleh mencapai paling sedikit 510 juta saham atau setara minimal 51% dari modal ditempatkan dan disetor penuh AGAR.
Perseroan menyebut rencana ini dilakukan untuk mendukung pengembangan usaha melalui investasi dan ekspansi bisnis. Setelah proses pengambilalihan selesai, tahapan berikutnya akan mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk pelaksanaan Mandatory Tender Offer (MTO) sesuai regulasi OJK.
IHSG pekan 13–17 Juli 2026 naik 4,24 persen ke level 6.175,535, menandakan tren positif di pasar saham Indonesia. Saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) jadi top gainer dengan lonjakan 138,21 persen hingga Rp505 per saham. PT Niramas Utama Tbk (JELI) tercatat sebagai top loser setelah turun 40,13 persen menjadi Rp895 per saham.
Kesimpulan, IHSG masih terus menguat dan FORU siapkan rights issue Rp 27,1 triliun. BREN memperoleh tambahan pendanaan untuk proyek panas bumi dan AGAR mengungkapkan rencana pengambilalihan saham. IHSG pekan 13–17 Juli 2026 naik 4,24 persen ke level 6.175,535.











