Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 18 Juli 2026 | Belakangan ini, St Regis dan industri hospitality lainnya menyaksikan perubahan besar dalam perilaku dan preferensi tamu mereka. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi perubahan ini adalah penggunaan obat penurun berat badan GLP-1, seperti Ozempic dan Wegovy. Menurut Ali Furman, pemimpin industri pasar konsumen PwC, 20% dari semua rumah tangga di AS telah memiliki setidaknya satu pengguna obat GLP-1, dan angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi 50-75% dari total populasi dewasa dalam waktu dekat.
Obat GLP-1 tidak hanya mempengaruhi berat badan tetapi juga mengubah pola makan, kebutuhan fisik, dan perilaku belanja. Pengguna obat ini cenderung mengonsumsi 40% fewer kalori, 80% lebih sedikit makanan manis, dan 33% lebih sedikit alkohol. Mereka juga lebih banyak menghabiskan uang untuk pakaian, produk kecantikan, dan layanan spa serta estetika, seperti body contouring dan perawatan pemulihan.
Hotel-hotel mewah seperti St Regis Washington, D.C. telah memulai untuk beradaptasi dengan perubahan ini. Mereka menawarkan menu makanan yang lebih sehat, dengan pilihan yang lebih banyak sayuran dan protein, serta ukuran porsi yang lebih kecil. Beberapa hotel juga menawarkan layanan kesehatan dan kebugaran yang lebih komprehensif, seperti perawatan pemulihan dan body contouring.
Industri hospitality harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan perilaku dan preferensi tamu mereka. Dengan memahami kebutuhan dan preferensi tamu, hotel-hotel dapat meningkatkan pengalaman tamu dan mempertahankan loyalitas mereka.
Kesimpulan: Industri hospitality, termasuk St Regis, harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan perilaku dan preferensi tamu mereka, terutama dalam hal kesehatan dan kebugaran. Dengan memahami kebutuhan dan preferensi tamu, hotel-hotel dapat meningkatkan pengalaman tamu dan mempertahankan loyalitas mereka.











