Bisnis

MU Gigit Jari, Sang Gelandang Incaran Pilih Gabung Klub EPL Lain

×

MU Gigit Jari, Sang Gelandang Incaran Pilih Gabung Klub EPL Lain

Share this article
MU Gigit Jari, Sang Gelandang Incaran Pilih Gabung Klub EPL Lain
MU Gigit Jari, Sang Gelandang Incaran Pilih Gabung Klub EPL Lain

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Juli 2026 | Manchester United (MU) kembali mengalami kegagalan dalam merekrut pemain incaran mereka. Setelah sebelumnya MU gagal merekrut pemain seperti Erling Haaland dan Jude Bellingham, kali ini MU harus rela kehilangan Joao Gomes yang lebih memilih bergabung dengan Aston Villa.

Joao Gomes adalah gelandang Wolverhampton yang menjadi incaran MU karena reputasinya yang baik di Premier League. Namun, Aston Villa lebih cepat dalam merekrutnya dengan menawarkan kontrak yang lebih baik.

📖 Baca juga:
Manchester United Terkena Dampak Cedera Manuel Ugarte, Fokus pada Pemain Baru

Sementara itu, MU baru saja merekrut Youri Tielemans dari Aston Villa. Tielemans sendiri mengaku sangat gembira bergabung dengan MU dan berharap dapat belajar banyak dari Michael Carrick, pelatih MU yang juga seorang gelandang legendaris.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menargetkan proyek perbaikian lima gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tuntas tepat waktu. Revitalisasi gedung itu menggunakan dana sebesar Rp 1,6 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

📖 Baca juga:
Rafael Leao Menghadapi Musim Kelam di AC Milan: Antara Kekecewaan dan Ketidakpastian Masa Depan

Mu’ti menjelaskan perbaikan gedung sekolah itu diberikan dalam jangka waktu enam bulan atau 180 hari kerja. Pekerjaan itu menggunakan pola swakelola berbasis satuan pendidikan. Dana bantuan ditransfer langsung ke rekening sekolah penerima manfaat.

Sementara itu, Micron Technology telah menjadi salah satu saham top performer di S&P 500. Saham ini telah meningkat 4,8% dalam seminggu terakhir, sedangkan indeks S&P 500 hanya meningkat 0,5%. Ini disebabkan karena Micron melaporkan pendapatan yang sangat baik dan memberikan perkiraan yang sangat optimis untuk kuartal depan.

📖 Baca juga:
Manchester United Siap Bongkar Pintu Baleba: Tawaran £70 Juta Setelah Brighton Longgarkan Harga

Micron telah menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam beberapa tahun terakhir, dengan return annualized sebesar 67% dalam lima tahun terakhir. Saham ini juga memiliki korelasi yang relatif rendah dengan S&P 500, sehingga dapat menjadi pilihan yang baik bagi investor yang ingin diversifikasi portofolio mereka.

Namun, perlu diingat bahwa Micron adalah saham yang sangat volatil, sehingga investor harus siap untuk menghadapi fluktuasi harga yang besar. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis yang mendalam sebelum membuat keputusan investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *