Uncategorized

Duka Pelatih Kongo Usai Laga Lawan Inggris, Ayah Meninggal Saat Konferensi Pers

×

Duka Pelatih Kongo Usai Laga Lawan Inggris, Ayah Meninggal Saat Konferensi Pers

Share this article
Duka Pelatih Kongo Usai Laga Lawan Inggris, Ayah Meninggal Saat Konferensi Pers
Duka Pelatih Kongo Usai Laga Lawan Inggris, Ayah Meninggal Saat Konferensi Pers

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 05 Juli 2026 | Pelatih Kongo, Sebastian Desabre, menerima kabar duka meninggalnya sang ayah saat konferensi pers usai laga melawan Inggris di Atlanta Stadium. Desabre dikenal sebagai sosok penting yang membawa Kongo kembali ke Piala Dunia setelah absen sejak 1974, lewat kemenangan atas Jamaika di babak play-off.

Kongo tampil impresif di Piala Dunia 2026 dengan menyingkirkan Uzbekistan dan memberi perlawanan sengit pada Inggris meski akhirnya kalah karena faktor pengalaman. Gol tunggal kemenangan Kongo saat itu dicetak Axel Tuanzebe pada masa perpanjangan waktu.

📖 Baca juga:
Kegagalan Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min dan Kontroversi Keputusan Pelatih

Usai laga melawan Inggris, pelatih Kongo, Sebastian Desabre, tengah menjalani sesi konferensi pers. Namun, di tengah sesi, Media Officer Kongo tiba-tiba menyela dengan memberikan pernyataan mengejutkan. “Terima kasih. Tapi, kami ingin memberi tahu kalian, pelatih baru saja kehilangan ayahnya. Turut berduka,” ujar Media Officer tersebut.

Desabre terlihat cukup terkejut dan menahan emosinya karena wajahnya memerah. Setelah Media Officer mengumumkan hal tersebut, Desabre langsung melayangkan ucapan terima kasih dalam bahasa Prancis, “Merci”. Akhirnya, sesi konferensi pers dihentikan.

📖 Baca juga:
Argentina Menjadi Sorotan di Piala Dunia 2026

Perjalanan Kongo di Piala Dunia 2026 juga begitu memukau. Mereka lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik usai menang dengan skor 3-1 atas Uzbekistan. Performa Kongo juga luar biasa di babak 32 besar. Melawan Inggris, mereka unggul lebih dulu sejak menit tujuh lewat aksi Brian Cipenga. Tapi, Harry Kane menjadi pembeda dengan brace yang dicetaknya di masa kritis babak kedua.

“Kami kecewa, karena percaya bisa melakukannya. Mungkin, kami cuma kalah pengalaman. Tapi inilah sepak bola. Kami belajar, lanjut berkembang, melangkah dengan pasti dan tenang. Kami bertarung seperti orang-orang Kongo. Kami bermain sepak bola yang bagus melawan salah satu tim terbaik di dunia. Itulah yang akan kami ingat,” ujar Desabre.

📖 Baca juga:
Kenan Yildiz, Pemain Muda Juventus yang Jadi Incaran Arsenal

Dalam kesimpulan, kemenangan Kongo atas Jamaika di babak play-off Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah bagi tim ini. Dengan kehadiran Axel Tuanzebe, Kongo berhasil mengalahkan Jamaika dan melaju ke Piala Dunia. Meskipun kalah dari Inggris, perjalanan Kongo di Piala Dunia 2026 menjadi cerita yang tak terlupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *