Uncategorized

Kolombia Sukses Menundukkan Ghana, Gustavo Puerta Jadi Jantung Baru Lini Tengah

×

Kolombia Sukses Menundukkan Ghana, Gustavo Puerta Jadi Jantung Baru Lini Tengah

Share this article
Kolombia Sukses Menundukkan Ghana, Gustavo Puerta Jadi Jantung Baru Lini Tengah
Kolombia Sukses Menundukkan Ghana, Gustavo Puerta Jadi Jantung Baru Lini Tengah

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 05 Juli 2026 | Tim nasional Kolombia berhasil memastikan diri sebagai tim terakhir yang melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Mereka menundukkan perlawanan sengit wakil Afrika, Ghana, dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 32 besar di Stadion Arrowhead, Kansas City, Missouri, Amerika Serikat.

Gol semata wayang penentu kemenangan Kolombia dilesakkan oleh gelandang berusia 28 tahun, Jhon Arias. Torehan ini sekaligus menjadi gol perdana Arias di sepanjang turnamen Piala Dunia 2026.

📖 Baca juga:
Pertarungan Sengit di Piala Dunia 2026: Kroasia vs Slovenia dan Persiapan Inggris

Sejak sepak mula, Kolombia langsung mengambil kendali permainan. Namun, petaka sempat menghampiri skuad asuhan Nestor Gabriel Lorenzo ketika penyerang Jhon Cordoba mengalami cedera serius pada menit kedelapan, sehingga terpaksa ditarik keluar dan digantikan oleh Luis Suarez.

Strategi darurat tersebut rupanya menjadi berkah terselubung. Baru enam menit berada di dalam lapangan, Suarez langsung menjadi aktor penting di balik lahirnya gol kemenangan Kolombia pada menit ke-14.

Berawal dari akselerasinya di sektor sayap, Suarez melepaskan umpan silang yang sempat membentur bek Ghana, Gideon Mensah. Dengan sigap, Suarez kembali menyambar bola muntah untuk mengirimkan umpan matang ke tengah kotak penalti.

Bola yang gagal dijangkau Luis Diaz mengalir deras ke tiang jauh, di mana Jhon Arias sudah berdiri bebas dan langsung menyambarnya dengan tembakan sentuhan pertama yang mengoyak jala gawang Ghana.

Skor berubah 1-0. Ghana merespons gol tersebut dengan menaikkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Kolombia membuat keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum.

📖 Baca juga:
TVRI Siap Tayangkan Piala Dunia 2026 Hingga 2027, Berikut Cara Nonton

Memasuki paruh kedua, Ghana bermain semakin agresif dan cenderung mengandalkan pendekatan fisik. Alih-alih menciptakan peluang bersih, permainan keras Ghana justru berbuah hujan kartu dari saku wasit Clement Turpin.

Tiga pilar Ghana, yakni Caleb Yirenkyi, Abdul Fatawu, dan Alidu Seidu, terpaksa dihadiahi kartu kuning sepanjang babak kedua. Di sisi lain, Kolombia tampil jauh lebih dominan dan berbahaya saat membangun serangan balik.

Kiper Ghana, Lawrence Ati Zigi, dipaksa jatuh bangun melakukan penyelamatan krusial untuk mementahkan peluang emas dari Gustavo Puerta serta Davinson Sanchez.

Kolombia sebenarnya sempat bersorak kembali pada menit ke-57 setelah Luis Diaz berhasil menggetarkan jala gawang Ghana memanfaatkan sodoran umpan Arias. Namun, selebrasi tersebut dianulir oleh wasit lantaran hakim garis telah mengangkat bendera tanda offside.

Keunggulan tipis 1-0 Kolombia tetap bertahan kokoh hingga peluit panjang dibunyikan. Dengan hasil ini, Kolombia resmi mengunci slot terakhir di babak perdelapan final dan sudah ditunggu oleh Swiss yang sebelumnya lolos usai mendepak Aljazair.

📖 Baca juga:
Weston McKennie dan Timnas AS Raih Kemenangan Bersejarah di Piala Dunia 2026

Duel perebutan tiket perempat final tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, pada Rabu (8/7) WIB.

Kolombia menjadi tim terakhir yang memastikan langkah ke babak 16 besar, yang akan mulai bergulir pada Sabtu waktu setempat atau Minggu (5/7) WIB.

Kini, Kolombia menyusul Argentina, Brasil, dan Paraguay, yang telah lebih dulu lolos sejak beberapa hari lalu.

Dengan kemenangan ini, Kolombia membuktikan bahwa mereka merupakan salah satu tim yang kuat di Piala Dunia 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *