OLAHRAGA

Insiden Viral Ajudan Danrem di Jogja Marathon 2026: Kronologi dan Penjelasan

×

Insiden Viral Ajudan Danrem di Jogja Marathon 2026: Kronologi dan Penjelasan

Share this article
Insiden Viral Ajudan Danrem di Jogja Marathon 2026: Kronologi dan Penjelasan
Insiden Viral Ajudan Danrem di Jogja Marathon 2026: Kronologi dan Penjelasan

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 Juni 2026 | Insiden viral yang melibatkan ajudan Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, di ajang Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 telah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Perwira tinggi TNI AD tersebut menjadi sorotan usai terjadi insiden yang melibatkan ajudannya dengan seorang marshal di area lomba.

Dalam video yang beredar, ajudan Brigjen Yuniar terlihat dihentikan petugas karena tidak mengenakan BIB atau nomor peserta. Namun, Brigjen Yuniar lantas memaksa ajudan tersebut untuk tetap ikut berlari bersamanya. "Ini pengawal saya, ini pengawal saya," ujar Brigjen Yuniar kepada orang yang diduga petugas tersebut.

📖 Baca juga:
Hasil Serie A: Federico Dimarco dan Timnas Italia Raih Kemenangan Meyakinkan

Kendati demikian, orang yang diduga petugas tersebut tetap melarangnya. "Tidak bisa Pak," kata petugas tersebut sembari menggiring ajudan Brigjen TNI Yuniar untuk menepi. Di sisi lain, Brigjen Yuniar tetap berlari menuju garis finish.

Peristiwa tersebut memicu perdebatan singkat di lintasan lomba sebelum akhirnya menjadi perbincangan luas di media sosial. Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Danrem 072/Pamungkas.

📖 Baca juga:
Kiandra Ramadhipa Siapkan Taktik di Red Bull Rookies Cup Jerez 2026, Harapan Naik Moto3 Semakin Membara

Brigjen Yuniar bersama istri, satu orang anak, serta satu ajudan, mengikuti kegiatan tersebut sebagai peserta. Mereka disebut menggunakan empat tiket umum yang dimiliki dan telah terdaftar secara resmi sebagaimana peserta lainnya. Ajudan yang mendampingi Danrem juga mengikuti kegiatan sejak awal dengan menggunakan nomor peserta (BIB).

Namun dalam pelaksanaannya, diduga nomor peserta yang dipakai ajudan terlepas saat berada di lintasan yang cukup padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas. Setelah kejadian tersebut, pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung.

📖 Baca juga:
Piala Dunia 2026: Senegal vs Irak, Pertarungan Sengit di Grup I

Seluruh pihak memahami bahwa kejadian tersebut murni merupakan persoalan teknis di lapangan dan telah diselesaikan dengan baik. Brigjen Yuniar dan ajudannya telah berdamai dengan petugas yang terlibat dalam insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam mengikuti event-event olahraga. Selain itu, peristiwa ini juga menunjukkan bahwa kesalahpahaman dapat terjadi di mana saja, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyelesaikannya dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *