Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Juni 2026 | IHSG dibuka menguat dalam perdagangan Senin (22/6/2026) dengan peningkatan 0,13% atau 7,80 poin ke level 6.184,94. Saham-saham besar seperti BBCA, BREN, dan MORA menjadi penopang indeks komposit. BBCA dibuka naik 0,40% ke Rp6.352, sementara BREN menguat 0,27% ke Rp3.740, dan MORA naik 8,33% ke Rp8.450.
Di samping itu, pergerakan IHSG masih dipengaruhi oleh sentimen MSCI. Tim riset Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa pelaku investor sedang menantikan pengumuman dari MSCI mengenai Annual Market Classification Review (24/6) untuk menentukan status Indonesia di Emerging Market.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika global yang berpotensi memengaruhi kualitas aset perbankan. Executive Vice President (EVP) Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan bahwa pertumbuhan kredit perbankan pada dasarnya akan sejalan dengan perkembangan kondisi perekonomian.
BCA juga mencatatkan perlambatan pada laju profitabilitasnya jelang akhir kuartal II tahun ini. Hingga Mei 2026, bank berkode saham BBCA ini hanya mampu menumbuhkan laba bersih bank only sebesar 2,07% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi 25,68 triliun.
Kesimpulan dari pergerakan IHSG dan kinerja BCA menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masih memperlihatkan ketidakpastian. Namun, dengan strategi yang tepat dan pengelolaan risiko yang baik, perusahaan seperti BCA dapat mempertahankan kualitas kredit dan mencapai pertumbuhan laba yang stabil.











