Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Juni 2026 | Lebih dari 60.000 jamaah hadir dalam shalat Jumatan di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, meskipun Israel menerapkan pembatasan akses yang ketat. Pembatasan ini dilakukan oleh pasukan Israel di gerbang masjid dan seluruh wilayah Kota Tua Yerusalem.
Kementerian Wakaf Islam menyatakan bahwa jumlah jamaah yang hadir mencapai lebih dari 60.000 orang. Mereka mendatangi kompleks masjid tersebut di tengah pembatasan ketat dari pihak Israel. Otoritas pendudukan Israel telah mencegat warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk masuk ke Masjid Al-Aqsa selama tiga tahun terakhir.
Menurut laporan bulanan kementerian, pasukan Israel juga melakukan pelanggaran terhadap situs-situs suci umat Islam dan Kristen sepanjang Mei. Tercatat 23 kali penyerangan ke Masjid Al-Aqsa dan 74 kali larangan shalat di Masjid Ibrahimi Hebron.
Sementara itu, di Indonesia, Persiapan untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 telah dimulai. Kabupaten Muara Enim mengirimkan 50 peserta putra dan putri hasil seleksi MTQ ke-42 Tingkat Kabupaten Muara Enim. Mereka akan mengikuti sejumlah cabang perlombaan, di antaranya Tilawah Alquran, Qira’at Alquran, Tahfidz Alquran, Tafsir Alquran, dan lain-lain.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Hj Sumarni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, dan jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) yang telah mempersiapkan diri melalui berbagai tahapan pembinaan dan Training Center.
Kabupaten Muara Enim menargetkan masuk dalam tiga besar pada ajang MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 22 hingga 30 Juni 2026 di Kabupaten Lahat.
Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai kegiatan dan persiapan untuk MTQ telah dilakukan. Mulai dari seleksi peserta hingga pelatihan intensif untuk memastikan kesiapan para peserta. Dengan semangat dan dedikasi, Kabupaten Muara Enim berharap dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
Di tengah persiapan MTQ, masyarakat juga diingatkan untuk tetap menjaga keseimbangan antara kegiatan keagamaan dan kegiatan sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memperoleh manfaat dari kegiatan MTQ dan juga tetap menjalankan kehidupan sehari-hari dengan baik.











