Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 18 Juni 2026 | Manuel Ugarte, gelandang asal Uruguay, saat ini menghadapi situasi yang sulit di Manchester United. Setelah didatangkan dari Paris Saint-Germain dengan biaya transfer sebesar 42 juta paun pada 2024, Ugarte belum mampu memenuhi ekspektasi di Old Trafford. Ia hanya menjadi starter dalam 30 pertandingan Premier League sepanjang dua musim terakhir dan posisinya semakin terdesak setelah Kobbie Mainoo kembali merebut tempat utama pada paruh kedua musim lalu.
Situasi Ugarte semakin rumit setelah pelatih Manchester United, Michael Carrick, menyatakan bahwa Ugarte tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub. Manchester United juga terus memperkuat lini tengah dengan merekrut gelandang Brasil, Ederson, dari Atalanta dan berencana untuk menawar pemain West Ham United, Mateus Fernandes.
Namun, ada harapan bagi Ugarte untuk menyelamatkan karirnya. AC Milan, yang sedang mencari pelatih baru, dikabarkan telah menyetujui tawaran dengan Ruben Amorim, yang pernah bekerja sama dengan Ugarte di Sporting. Amorim disebut ingin membawa Ugarte ke AC Milan sebagai rekrutan pertamanya jika ia resmi menjadi pelatih Rossoneri.
Ugarte sendiri telah melakukan debut untuk Uruguay dalam Piala Dunia 2026, namun belum mampu menunjukkan performa yang mengesankan. Ia bermain dalam pertandingan pertama Uruguay melawan Saudi Arabia, yang berakhir dengan skor 1-1. Dengan situasi yang sulit di Manchester United dan kesempatan untuk bekerja sama dengan Amorim lagi, Ugarte mungkin akan mempertimbangkan untuk meninggalkan Old Trafford dan memulai babak baru dalam karirnya.
Kesimpulan, Manuel Ugarte menghadapi situasi yang sulit di Manchester United, namun ada harapan bagi karirnya dengan kemungkinan bergabung dengan Ruben Amorim di AC Milan. Ugarte harus mempertimbangkan opsi-opsi yang tersedia dan membuat keputusan yang tepat untuk masa depan karirnya.











