Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 Juni 2026 | Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 telah memasuki tahap pemetaan calon murid baru (PCMB). Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri akan dibiayai di sekolah swasta. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan sekitar 444.000 siswa yang telah terdaftar dalam sistem.
Dari pemetaan tersebut, ditemukan potensi sekitar 70.000 siswa yang belum dapat terakomodasi di sekolah negeri. Untuk mengatasi persoalan ini, Pemprov Jabar menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah swasta agar seluruh siswa tetap memperoleh akses pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Purwanto, mengatakan bahwa calon murid yang tidak diterima di sekolah negeri akan diarahkan ke sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Biaya pendidikan seperti Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) maupun Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) akan mendapat dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Disdik Jawa Barat juga akan memperluas layanan SMA Terbuka agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk bersekolah. Pihaknya meminta maaf atas kendala akses laman PCMB saat pengumuman hasil pemetaan.
Pelaksanaan SPMB Jabar 2026 memang carut-marut, banyak orang tua yang mengeluhkan amburadulnya tahapan pelaksanaan dan minimnya informasi terkait tahapan SPMB. Namun, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk memastikan bahwa semua siswa memiliki akses pendidikan yang layak.
Dalam kesimpulan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya untuk memastikan bahwa semua siswa memiliki akses pendidikan yang layak, baik di sekolah negeri maupun swasta. Dengan kerja sama yang erat antara pemerintah dan sekolah swasta, diharapkan tidak ada siswa yang kehilangan kesempatan untuk bersekolah.











