Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 07 Juni 2026 | Mantan artis Fabiola Elizabeth telah terjebak dalam kasus scam internasional yang beroperasi di Solo Raya. Fabiola direkrut sebagai model untuk merayu korban agar berinvestasi dalam kripto bodong.
Menurut Direktur Reserse Siber Polda Jateng, Kombes Himawan Susanto Saragih, Fabiola bertugas melayani video call sesuai dengan keinginan korban. Ia juga bertugas mengambil alih marketing jika korban belum yakin untuk menanamkan uangnya.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, mengatakan bahwa Fabiola berperan sebagai pacar jika calon korban ingin melakukan video call. Namun, Artanto enggan memerinci apakah video call yang dilakukan Fabiola menjurus kepada pornografi.
Fabiola bergabung dengan komplotan scammer internasional itu sejak awal tahun ini. Ia menemukan informasi rekrutmen yang tersebar di media sosial dan melamar menjadi karyawan karena ada lowongan pekerjaan di Facebook dan TikTok.
Faktor ekonomi disebut sebagai penyebab Fabiola bergabung dengan sindikat love scamming. Ia menerima bayaran antara Rp 7 juta hingga Rp 30 juta per bulan dari pekerjaannya itu.
Reza Smash, mantan suami Fabiola, memberikan doa terbaik untuk mantan istrinya. Ia berharap Fabiola dapat keluar dari kasus ini dan kembali ke jalan yang benar.
Kasus scam internasional ini telah merugikan banyak korban. Polisi telah mengungkap bahwa sindikat love scamming ini telah merugikan korban sebesar Rp 41,1 miliar.
Dalam kesimpulan, kasus Fabiola Elizabeth merupakan contoh kasus scam internasional yang merugikan banyak korban. Faktor ekonomi dan kurangnya pengetahuan tentang investasi telah membuat banyak orang terjebak dalam kasus ini.











