Pendidikan

Universitas Gadjah Mada: Menelisik Prestasi dan Penerimaan Mahasiswa

×

Universitas Gadjah Mada: Menelisik Prestasi dan Penerimaan Mahasiswa

Share this article
Universitas Gadjah Mada: Menelisik Prestasi dan Penerimaan Mahasiswa
Universitas Gadjah Mada: Menelisik Prestasi dan Penerimaan Mahasiswa

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Juni 2026 | Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia. Pada tahun 2026, UGM berhasil masuk dalam tiga besar perguruan tinggi negeri dengan peminat terbanyak di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, dengan total 84.637 pendaftar dari 871.496 peserta.

Untuk mengetahui di mana para lulusan UGM bekerja, Kantor Alumni UGM telah melakukan survei online Tracer Study UGM 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas lulusan S1 dan D4 UGM paling banyak bekerja di perusahaan swasta, yaitu sekitar 61,91%. Selain itu, sekitar 62% lulusan menyatakan bahwa pendidikan yang mereka tempuh sesuai dengan pekerjaan yang mereka lakukan saat ini.

📖 Baca juga:
Skandal Pemecatan Guru di Kubu Raya: 5 Guru Dipecat karena Disiplin Buruk, Mengguncang Kalimantan Barat

UGM juga membuka jalur mandiri tanpa tes bagi calon mahasiswa yang berprestasi. Jalur ini dinamakan Pencarian Bibit Unggul Berprestasi (PBUB), yang ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga, seni, atau IPTEK. Selain itu, UGM juga menawarkan beasiswa S1 bagi mahasiswa baru angkatan 2026/2027 melalui program Green Roof University Scholarship 2026.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, UGM terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu contoh adalah kerja sama dengan Hoshizora Foundation dan CN Green Roof Asia Pte Ltd untuk menyediakan beasiswa bagi mahasiswi yang memiliki potensi dan motivasi tinggi di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM).

📖 Baca juga:
Hong Kong di Persimpangan: Pemerintah Gencar Sita Aset Jimmy Lai, Kenaikan Tarif Ferry, dan Penurunan Mahasiswa Luar Negeri

Dalam beberapa tahun terakhir, UGM juga terlibat dalam penelitian dan pengembangan berbagai bidang, termasuk penelitian tentang kebakaran misterius di Sleman. Tim peneliti dari UGM bekerja sama dengan tim dari UPN Veteran Yogyakarta untuk menginvestigasi penyebab kebakaran yang terjadi puluhan kali di sebuah rumah di Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman.

Dalam upaya mencari sumber penyebab kebakaran, alat berat dikerahkan untuk mencari sumber gas metana yang diduga menjadi penyebab kebakaran. Tim peneliti juga menemukan adanya gelembung gas metana di sungai yang berjarak 300 meter dari rumah yang terkena kebakaran.

📖 Baca juga:
Ade Armando: Sosok yang Menginspirasi

Dengan berbagai upaya dan prestasi yang telah dicapai, UGM terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan berbagai bidang. Dengan demikian, UGM dapat terus menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *