Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Juni 2026 | Rombongan pertama jemaah haji Indonesia yang pulang dari Arab Saudi telah tiba di Tanah Air melalui Batam, Kepulauan Riau. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan para jemaah setibanya di Indonesia.
Ketua PPIH Embarkasi Batam Muhammad Syafii mengatakan kelompok terbang (kloter) pertama atau BTH 01 tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Minggu (31/5) sekitar pukul 17.15 WIB.
Setibanya di Batam, seluruh jemaah langsung menjalani proses imigrasi dan pemeriksaan kesehatan di bandara, termasuk pengecekan suhu tubuh sebelum menuju Asrama Haji.
Kloter pertama Embarkasi Batam berjumlah 442 orang, terdiri dari 438 jemaah dan empat petugas haji. Mereka berasal dari Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga.
Menurut Syafii, seluruh jemaah yang tiba bersama rombongan berada dalam kondisi sehat. PPIH juga memberikan layanan khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses imigrasi, mereka langsung diantar menggunakan ambulans menuju Asrama Haji Batam.
Selain itu, PPIH Embarkasi Batam telah menyiapkan rujukan ke sejumlah rumah sakit apabila ditemukan jemaah yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melepas kepulangan jemaah haji Indonesia dari Embarkasi Batam (BTH-2) di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Senin (1/6).
Dalam pesannya, Dahnil berharap semua jemaah haji bisa sampai ke tanah air dengan selamat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses penyelenggaraan haji 2026 terdapat kekurangan.
Jemaah haji kloter pertama asal Provinsi Riau yang tergabung dalam BTH 03 mulai kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Haji Batam, Kepulauan Riau pada 4 Juni 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menyiapkan layanan kesehatan home care atau perawatan di rumah selama tiga pekan bagi jemaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci.
Bupati Bintan Roby Kurniawan telah mengarahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memantau dan memberi tindakan apabila ada keluhan maupun gangguan kesehatan jemaah haji pasca-kepulangan.
Layanan ini akan berlangsung hingga tiga pekan (21 hari) ke depan guna memastikan kondisi jamaah agar tetap fit dan bugar.
Dalam beberapa hari terakhir, juga terjadi penangkapan beberapa kurir sabu di Batam. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Batam.
Dalam operasi yang dilakukan di Kawasan Perumahan Tiban BTN, Kecamatan Sekupang, polisi menangkap dua tersangka dan menyita 233,85 gram sabu.
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika di kawasan Tiban Indah.
Kabid Humas Polda Kepri, Nona Pricillia Ohei mengatakan petugas pertama kali mengamankan seorang pria berinisial ID alias I (42) pada Senin (25/5/) sekitar pukul 19.30 WIB.
Dari hasil penggeledahan ditemukan satu paket sabu seberat 59,41 gram netto, satu bungkus bekas kuaci warna oranye dan satu unit telepon genggam.
Polisi juga menemukan fakta bahwa sebagian sabu tersebut telah diedarkan kepada sejumlah pembeli, termasuk kepada tersangka ID yang lebih dulu diamankan.
Dalam beberapa minggu ke depan, diharapkan semua jemaah haji dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan dalam kondisi sehat.
Dengan demikian, perjalanan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.











